Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Bali Sepulang dari Qatar

Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Bali Sepulang dari Qatar

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi banjir di Bali pada Sabtu (13/9/2025), sehari setelah kunjungan kenegaraannya ke Qatar.

Denpasar, PANRITA.News – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi banjir di Bali pada Sabtu (13/9/2025), sehari setelah kunjungan kenegaraannya ke Qatar.

Pesawat kepresidenan mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 11.15 WIB. Prabowo, yang tampak mengenakan kemeja krem, celana gelap, dan topi biru, turun dari pesawat pada pukul 11.28 WIB.

Ia disambut oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya.

Kunjungan ke Bali dilakukan Prabowo setelah sehari sebelumnya bertemu Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, di Doha. Dalam pertemuan itu, Prabowo menyampaikan keprihatinan atas serangan Israel ke Doha pada awal pekan lalu serta menegaskan dukungan Indonesia kepada Qatar.

Setelah agenda luar negeri rampung, Prabowo langsung terbang ke Bali yang tengah berduka akibat bencana banjir besar. Tragedi itu telah menelan 16 korban jiwa dan merendam lebih dari 120 titik di berbagai wilayah, disertai tanah longsor.

Sebelum turun ke lapangan, Prabowo sudah lebih dulu menelepon Kepala BNPB Suharyanto pada Rabu (10/9), memerintahkan percepatan penanganan bencana.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan Kepala BNPB beserta instansi terkait untuk segera bertindak cepat di lokasi bencana,” demikian unggahan Sekretariat Kabinet.

Kini, kondisi banjir di sebagian besar wilayah mulai surut. Fokus utama tim gabungan adalah pencarian korban hilang, pembersihan material banjir, serta penyedotan genangan, salah satunya di basemen Pasar Badung yang sebelumnya terendam hingga dua meter.

Menurut BMKG, banjir dipicu hujan deras berjam-jam yang diperparah oleh gangguan gelombang ekuatorial Rossby sejak Selasa (9/9). Fenomena itu memicu hujan berintensitas tinggi lebih dari 24 jam non-stop di Pulau Dewata.

Dengan kehadiran Presiden di lapangan, pemerintah pusat menegaskan komitmen penuh untuk membantu pemulihan Bali dari bencana hidrometeorologi ini.

Comment