Kairo, PANRITA.News – Kelompok bersenjata Houthi di Yaman, yang dikenal sebagai sekutu dekat Iran, mengklaim telah meluncurkan serangan rudal balistik ke wilayah Israel. Dan untuk pertama kalinya, mereka secara terbuka menyatakan bahwa aksi ini dilakukan dengan koordinasi langsung bersama Teheran.
Dalam pernyataan yang disiarkan lewat televisi pada Minggu, juru bicara militer Houthi, Yehya Sarea, menyebut bahwa serangan mereka menyasar wilayah Jaffa, Israel tengah, dalam 24 jam terakhir. Ia menyebut aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan Iran.
“Ini kemenangan untuk Palestina dan Iran yang tertindas… Operasi ini kami lakukan sejalan dengan langkah militer Iran melawan musuh kriminal, Israel,” ujarnya.
Militer Israel sendiri sebelumnya mengonfirmasi bahwa sistem peringatan rudal mereka sempat aktif di beberapa wilayah, menyusul serangan yang datang dari arah Iran dan Yaman.
Ketegangan antara Israel dan Iran semakin panas sejak Jumat lalu, saat Israel meluncurkan salah satu serangan militernya yang paling agresif terhadap rival lamanya itu. Di hari yang sama, rudal dari arah Yaman dilaporkan jatuh di kawasan Hebron, Tepi Barat. Meski begitu, Houthi tidak mengklaim peluncuran rudal tersebut.
Sejak meletusnya perang antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober 2023, Houthi telah melancarkan sejumlah serangan ke arah Israel. Walau sebagian besar berhasil dicegat, kelompok ini menyebut tindakan mereka sebagai bentuk dukungan nyata bagi warga Gaza.
Sementara itu, Amerika Serikat juga sempat menggencarkan serangan ke posisi Houthi tahun ini. Namun, serangan dihentikan setelah kelompok tersebut sepakat untuk tidak lagi menargetkan kapal-kapal milik AS.

Comment