Ini Alasan Pimpinan DPRD Bontang Belum Terbitkan Rekomendasi Posisi Sekwan

Bontang, PANRITA.News – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, angkat bicara soal tertundanya pelantikan pejabat baru yang mengisi posisi Sekretaris Dewan (sekwan).

Ia beralasan, nama yang disetor hanya satu orang. Seharusnya, lanjut Andi Faiz (sapaan akrabnya), tiga nama yang lolos seleksi pansel, semuanya disampaikan kepada DPRD Bontang.

“Baru pagi tadi disampaikan dadakan dan langsung diminta rekomendasi. Jelas tidak bisa karena keputusan pimpinan DPRD harus berdasarkan masukan dari fraksi-fraksi. Jadi mau kami rapatkan dulu nanti,” terangnya, Selasa (9/5/2023).

Politisi Golkar itu bilang, jika nantinya fraksi-fraksi sepakat dengan nama Yessy, maka DPRD bakal membuatkan rekomendasinya. Namun jika sebaliknya, maka surat pengajuan tersebut akan dikembalikan ke Pemkot Bontang.

Dikonfirmasi terposah Wali kota Bontang Basri Rase menyebut, tertundanya pelantikan pejabat baru yang mengisi posisi Sekwan, lantaran belum mendapat rekomendasi atau persetujuan dari unsur Pimpinan DPRD Bontang.

Kendati begitu, Pemkot Bontang telah mengirimkan satu nama pilihannya, yakni Yessy Waspo Prasetyo yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa di Sekretariat Daerah.

“Informasinya di DPRD masih akan dirapatkan dulu dengan fraksi-fraksi,” ucapnya singkat.

Dilain tempat Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto mengatakan bahwa alasan hari ini Setwan tidak mengikuti pelantikan dengan 86 pejabat lainnya ialah lantaran pihaknya masih menunggu surat rekomendasi ketua DPRD Bontang.

“Kami masih nunggu. Nanti ada pelantikan tersendiri,” ucapnya saat dijumpai.

Sebagai informasi, Pemkot Bontang mengajukan satu nama yang akan mengisi posisi sekwan yakni Yessy Waspo Prasetyo mantan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Bontang .

Selain Yessy, dua nama yang lolos seleksi pansel di lelang jabatan Sekretaris DPRD antara lain Eko Mashudi yang saat ini menjabat sebagai Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Bontang, serta Natalia Trisnawati sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.

Comment