Bontang, PANRITA.News – DPRD Bontang mendorong Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) mengelontorkan anggaran lebih untuk membantu masyarakat.
Pasalnya anggaran yang dialokasikan saat ini hanya Rp 250 juta per tahun, hal itu dinilai sangat kecil. Dan hal tersebut dianggap tidak akan mampu mengcover seluruh permasalahan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Bontang selama setahun.
“Seharusnya ditambah, saya lihat masih banyak masyarakat yang mesti dibantu oleh pemerintah melalui anggaran pemerintah ini,” kata Ketua Komisi I DPRD Bontang Maming, saat rapat dengar pendapat dengan Dinsos-PM , Senin (1/8/2022).
Diketahui sebelumnya, data warga miskin yang dihimpun Dinsos-PM Bontang berjumlah kurang lebih sekitar 1.800 jiwa.
Namun sebelum itu, Dinsos melaporkan telah melakukan verifikasi ulang dan menetepkan pengurangan data sebanyak 240 jiwa.Artinya data warga miskin saat ini berjumlah kurang lebih sebanyak 1.600 jiwa.
Diketahui, di 2022 ini Dinsos-PM hanya memiliki anggaran sebesar Rp 14 miliar lebih. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai sebanyak 6 program, 12 kegiatan dan 35 sub kegiatan.

Comment