AKBP M Perwira Polisi Sulsel Pemerkosa Remaja Dijadikan Tersangka

Ilustrasi Pencabulan

Ilustrasi Pencabulan

Makassar, PANRITA.News – Perwira polisi Polda Sulsel, AKBP M resmi ditetapkan tersangka kasus pemerkosaan remaja Putri usai polisi menguangkan 2 alat bukti berupa tisu bekas dan hasil visum.

“Didapatkan sebagai alat bukti untuk melengkapi perbuatannya ada tisu bekasnya, visum,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana, Rabu (09/03/2022).

Komang mengatakan jika alat bukti tersebut menguat karena tersangka jujur dan mengakui perbuatan memperkosa dan menjadikan korban sebagai budak seks.

“Tersangka sendiri sudah mengakui perbuatannya (memperkosa dan menjadikan siswi SMP budak seks)” tutur Suartana.

Namun sebelum itu, kuasa hukum AKBP M Erwin Mahmud sempat menyinggung dugaan pemberian keterangan palsu oknum keluarga korban. Dikatakan bahwa keluarga sudah mengetahui sejak awal dugaan pemerkosaan, tepatnya pada Oktober-November 2021 namun tak langsung melaporkan dan justru diduga melakukan pemerasan.

Dikatakan Erwin, AKBP M sempat mengirimkan uang dengan besaran bervariasi, mulai dari Rp 200 ribu hingga ada yang sampai Rp 2,5 juta. Erwin lantas mengancam akan melapor balik keluarga korban dalam waktu dekat.

Kembali ke Kombes Suartana, dalih pihak kuasa hukum AKBP M disebut tak akan berpengaruh terhadap proses pidana AKBP M. Hal ini karena AKBP M sudah mengakui perbuatannya.

“Penetapan tersangka adanya pengakuan tersangka (memperkosa dan menjadikan remaja putri sebagai budak seks),” kata Kombes Suartana.

“Sedangkan pengakuan tersangka saja sudah bisa dijadikan bukti, ini pidana (pemerkosaan-jadikan korban budak seks) memang benar dia melakukan,” imbuhnya.

Propam Limpahkan Penahanan AKBP M ke Ditreskrimum Polda Sulsel tak hanya sekadar menetapkan AKBP M sebagai tersangka kasus pemerkosaan. Penyidik juga sudah resmi mengambil alih penahanan AKBP M yang sebelumnya berada dalam wewenang Propam.

“Krimum sudah melakukan pemeriksaan, saudara M sudah ditetapkan tersangka. Makanya dia sudah ditahan,” kata Suartana.

Suartana belum menjelaskan secara pasti kapan AKBP M resmi ditahan penyidik Ditreskrimum. Namun dia memastikan AKBP M kini tak lagi ditahan Propam karena penahanannya resmi dialihkan menjadi tahanan kasus pidana.

“Kalau kemarin kan dia diamankan sama Propam, sekarang sudah ditahan (penahanan resmi diambil alih Ditreskrimum Polda Sulsel)” sambung Suartana.

Tinggalkan Komentar