Ternyata Penemuan Benda Mirip Rudal di Perairan Selayar Bukan Pertama Kali

Ternyata Penemuan Benda Mirip Rudal di Perairan Selayar Bukan Pertama Kali

Serah terima benda temuan mirip rudal di KRI Fatahillah.

Makassar, PANRITA.News – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) mengevakuasi benda mirip rudal yang ditemukan nelayan di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui KRI Fatahillah-361 ke Kota Makassar.

Danlantamal VI Makassar, Laksamana Pertama TNI, Beni Sukandari mengatakan, penemuan benda ini bukan kali pertama di Kepulauan Selayar. Sebelumnya, juga telah ditemukan benda yang serupa. 

“Telah memastikan benda ini sering sekali kita temukan di sekitar Kepulauan Selayar oleh masyarakat setempat,” kata Beni saat ditemui di KRI Fatahillah, Sabtu (19/02/2022). 

Penemuan pertama sekitar 10 tahun silam. Benda tersebut bentuknya ada kemiripan, tetapi berwarna merah. Untuk penemuan kedua, dua hari lalu. Keduanya dapat dipastikan buatan Amerika Serikat. 

“Tentunya kita antisipasi dengan adanya dua alat ini ditemukan, satu ditemukan dua hari lalu dan yang merah ini 10 tahun lalu. Dua alat ini, kita temukan di area Sea Glader di tempat yang hampir sama, di area Kepulauan Selayar,” ungkapnya. 

Beni menjelaskan, jika Kepulauan Selayar memang kerap dilalui kapal sipil maupun militer. Kapal-kapal, bukan hanya sekedar lalu lalang. Tetapi, dicurigai memiliki misi tersendiri dengan memanfaatkan perairan Indonesia, khususnya Alki II (Selayar) ini. 

Misalnya jika untuk kepentingan militer, mengingat Selayar adalah jalur Alki 2 yang cukup dalam. Keberadaan rudal-rudal kapal selam sangat ideal sampai ke lautan Aru atau Banda sampai Alki 3. Dan di sana, daerah yang cukup baik untuk bermanuver kapal selam. 

“Tentunya kita tidak berandai-andai, kita perlu penelitian lebih lanjut sehingga dengan ditemukannya alat ini mudah-mudahan nanti dinas penelitian dan pengembangan AL bisa merekam ulang hasil data yang ada di dalam alat ini,” jelas dia. 

Sebelumnya, Beni memastikan bahwa alat bukanlah rudal. Melainkan, Side Scan Sonar (SSS). Alat buatan Amerika itupun, dipastikan masih aktif. Mengingat lampu masih kedap-kedip. 

Side Scan Sonar merupakan peralatan atau alat canggih yang dapat digunakan untuk meneliti dan merekam keadaan bawah laut.

“Benda berfungsi untuk meneliti keadaan di bawah permukaan laut, termasuk aktivitas, biodata dan segala kehidupan di bawah permukaan laut,” jelasnya.

Comment