Polisi Ungkap Modus Habib YS Mencabuli Santri

Pamekasan, PANRITA.News – Polisi mengungkap modus dugaan pencabulan Habib Yusuf Alkaf alias YA alias Habib YS kepada seorang santri.

Habib YS sendiri telah ditahan oleh Satreskrim Polres Pamekasan sejak Senin (31/01) atas dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana mengatakan, Habib YS aktif berdakwah melalui akunnya di YouTube.

“Sedari 29 Januari 2022, terlapor sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Sat Reskrim Polres Pamekasan,” kata AKP Tomy, pada Rabu (02/02/2022).

Ia mengungkap jika modus yang digunakan terduga dengan meminta korban membuatnya dengan iming-iming mendapat berkah awet muda.

“Pencabulan dilakukan terhadap korban di dalam kamar pelaku dengan iming-iming mendapatkan berkah dan awet muda,” ungkap Tomy.

Tomi juga mengaku jika pihaknya sampai saat ini terus mendalami kasus tersebut sampai berkas perkara lengkap.

“Penahanan terhadap pelaku terhitung 20 hari sedari 1 Februari 2022 sampai 20 Februari 2022,” ucap AKP Tomy.

Sebelumnya, AKP Tomy juga bereaksi merespons isu yang menyebut polisi melepaskan Habib YS selaku tersangka pencabulan santri itu.

“Itu tidak benar. Sampai saat ini yang bersangkutan tetap kami tahan,” ucapnya di Pamekasan, kemarin.

Pernyataan itu disampaikan Tomy mengklarifikasi isu Polres Pamekasan telah melepas tersangka pencabulan anak di bawah umur tersebut lantaran pelaku seorang habib.

Tomy pun memastikan polisi tidak bakal melepaskan Habib YS yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebab, penyidik khawatir oknum tokoh agama itu kabur atau menghilangkan barang bukti atas mencabuli santri tersebut.

Terlebih lagi, lanjut Tomy, sebelum ditangkap, Habib YS sempat menghilang dan mengabaikan panggilan tim penyidik Polres Pamekasan, sehingga dilakukan penangkapan paksa.

“Kalau tersangka dilepas, semisal, menjadi tahanan kota, maka dikhawatirkan akan menghilang lagi,” tutur AKP Tomy Prambana. 

Tinggalkan Komentar