Wali Kota Taufan Pawe Tekankan Pasar Murah Pemkot Parepare Harus Tepat Sasaran

Parepare, PANRITA.News – Pasar Murah menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah oleh Pemerintah Kota Parepare, sudah memasuki hari ketiga, Kamis (15/7/2021).

Setiap harinya empat Kelurahan yang disasar, sehingga sudah delapan Kelurahan pada hari ketiga ini.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe saat melepas Pasar Murah, Selasa, 13 Juli 2021, mengingatkan agar Sembako murah bersubsidi itu menyentuh masyarakat kategori ekonomi lemah, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Berjalan sesuai rencana dengan protokol kesehatan yang ketat. Setiap hari empat Kelurahan yang dilayani,” ungkap Sekretaris Dinas Perdagangan (Disdag) Parepare, Prasetyo Catur K, Rabu, 14 Juli 2021.

Kepala Bidang Perdagangan Disdag Parepare, Ady Zulkifli yang turun dalam Pasar Murah mengaku, hari k ini menyasar Kelurahan Lakessi, Kampung Pisang, Lompoe, dan Galung Maloang.

“Sampai saat ini sudah delapan Kelurahan dilayani. Dan protokol kesehatan selalu kita perhatikan,” kata Ady.

Sasaran Pasar Murah adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang tersebar di 22 Kelurahan di Parepare. Pasar Murah berlangsung lima hari, 13-17 Juli 2021.

Plt Kepala Disdag Parepare, Hasan Ginca menjelaskan, ada 2.640 kupon atau jumlah penerima dalam Pasar Murah kali ini.

“Kegiatan diadakan lima hari, dari 13 sampai 17 Juli di 22 Kelurahan. Jumlah penerima 2.640, dengan nilai total subsidi Rp55 ribu per kupon,” ungkap Hasan Ginca.

Nilai subsidi Sembako dalam Pasar Murah ini terdiri dari beras 5 kg disubsidi Rp5.000 per kg, minyak goreng subsidi Rp4.000 per liter, gula pasir subsidi Rp6.000 per kg, terigu subsidi Rp3.500 per kg, minuman subsidi Rp3.500 per botol, dan susu kaleng subsidi Rp3.500 per kaleng. Total subsidi Rp55 ribu.

“Harga sebelum subsidi Rp131.500 per paket dan setelah kami subsidi Rp55.000, jadi harganya sisa Rp76.500,” tandas Hasan Ginca.

Tinggalkan Komentar