Sosialisasi Perda Pajak, Legislator Makassar Irmawati Sila: Dari Rakyat Untuk Rakyat

Makassar, PANRITA.News – Anggota DPRD Makassar Irmawati Sila menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 2 tahun 2018 tentang Pajak Daerah di Pesonna Hotel, Sabtu (26/6/2021). Ia menilai pajak itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Hadir sebagai narasumber dalam Sosper yang digelar Irmawati Sila diantaranya, Mantan Kabag Hukum Dispenda Makassar Umar dan Kepala Tata Usaha Pajak Bumi dan Bangunan Bapenda Kota Makassar Indirwan Dermayasair.

Dalam pemaparannya, Irmawati Sila mengaku pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini termasuk Kota Makassar saat mempengaruhi pendapatan pajak daerah.

“Sekarang ini kita memang dari segi mana pun, ekonomi kita menurun. Meski begitu Pemkot Makassar juga tidak serta-merta menggratiskan seluruh pajak yang ada,” ujarnya.

Politisi Partai Hanura itu menjelaskan, pajak daerah merupakan satu sumber yang sangat penting untuk penyelenggaraan dan pelaksanaan otonomi daerah.

Setiap warga masyarakat berhak membayar pajak tujuannya untuk pembangunan daerah,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan, pajak bisa dikatakan iuran wajib yang harus dibayar rakyat ke negera yang digunakan kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.

“Pajak merupakan sumber daya pemerintah. PAD ini sumbernya dari pajak. Karena tertib pajak, Insya Allah negara akan berkembang menjadi lebih baik,” jelasnya.

“Karena pajak itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Indirwan Dermayasair mengatakan bahwa berdasarkan Perda Nomor 2 tahun 2018, pajak terdiri dari 11 jenis, diantaranya pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, air bawah tanah, mineral bukan logam dan batuan, parkir, sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hal atas tanah dan bangunan.

“Ini 11 jenis pajak, kalau ditotal pendapatan Makassar berdasarkan pajak, tahun 2019 itu mencapai Rp1.2 triliun,” kata Indirwan Dermayasair.

Tinggalkan Komentar