Sosialisasi Perda RTH, Nurul Hidayat: Ini sangat Bermanfaat

Makassar, PANRITA.News – Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 3 tahun 2014 tentang penataan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Hotel Pessona, Rabu (16/6/2021).

Kata dia, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen antara eksekutif dan legislatif dalam hal penjagaan lingkungan hidup dan keseimbangan ekosistem alam di Kota Makassar.

“Semua ini (RTH) menjadi bentuk perhatian kita bersama. Karena, RTH ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” jelas Nurul Hidayat.

Menurut legislator Fraksi Golkar, ada banyak titik di Kota Makassar yang bisa dijadikan RTH. Hanya saja, masyarakat belum tahu cara mengubah lahan tersebut menjadi kawasan RTH.

“Ada lahan di Hartaco yang bisa disulap jadi RTH tapi belum kita tahu caranya. Padahal disana cukup luas. Selain itu status lahan disana belum jelas,” tukasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Sri Wahyuni menjelaskan jenis RTH ada dua, yakni memanjang dan mengelompok. RTH memanjang yaitu deretan pepohonan yang ada dipinggir jalan atau jalur hijau jalan. Sementara, kategori RTH mengelompok itu seperti taman macam atau taman pakui.

“Kalau kita lihat dari regulasi, RTH itu bagian ruang terbuka. Namun, ada ruang terbuka bukan termasuk RTH,” ungkap Sri.

Selain itu, kata Akademisi asal Unhas ini, menjelaskan, RTH juga dibagi atas RTH Publik dan Privasi. Di mana, RTH Publik syaratnya harus 20 persen dari luas wilayah dan RTH Privasi hanya 10 persen.

“Aturan ini menyebutkan RTH luas lahannya 30 persen. Itu, terdiri dari RTH publik dan privasi,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar