DPPKB Dukung Setiap RT Gagas Ruang Bermain Ramah Anak

Bontang, PANRITA.News – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang, mendukung setiap kawasan pemukiman RT miliki Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang tersandarisasi.

Kepala DPPKB Bahtiar Mabe mengatakan, untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dilakukan sosialisasi. 

“Kita perlu memperkenalkan kepada seluruh masyarakat dan stakeholder bahwa keberadaan RBRA penting dimiliki sebuah kota maupun untuk mewujudkan prinsip kota layak anak,” kata Bahtiar Mabe saat dihubungi awak media beberapa waktu yang lalu.

Bahtiar menambahkan, RBRA yang terstandarisasi diharapkan dapat menjadi rujukan dalam kegiatan perencanaan kontruksi, pemanfaatan, perawatan dan pengembangannya.

“Saya rasa semua pasti merasa bangga jika anak – anak keluar dari rumah memiliki ruang bermain yang aman,” sambungnya.

Selaras dengan Pemkot, Perushaan PKT juga berkomitment dan berkontribusi kawasan ramah anak dab inklusi di lingkungan masyarakat.

Beberapa waktu yang lalu PT PKT meresmikan Inclusive Playground di RT.22 Kampung Aren Kelurahan Api-api Bontang Utara, pada Rabu (2/6/2021).

Inclusive playground merupakan bagian dari program Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas, yang diinisiasi PKT bersama Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda, untuk memfasilitasi sekaligus memberi ruang interaksi secara terbuka bagi warga Kampung Aren.

Pimpinan Inbis Permata Bunda Anggi V. Goenadi, mengatakan inclusive playground dibangun mulai awal 2021, berdiri di atas lahan sekira 22×16 meter persegi.

Berangkat dari usulan masyarakat Kampung Aren yang menginginkan adanya sarana berkumpul dan ruang interaksi dengan seluruh komponen masyarakat bersama ABK maupun lansia.

“Selain sarana sosialisasi, juga ditujukan untuk edukasi tentang hak-hak disabilitas, isu kesetaraan dan sebagainya, sehingga Kampung Aren ke depan benar-benar menjadi kawasan yang ramah bagi anak, ABK maupun lansia,” tutur Anggi.

Tinggalkan Komentar