Dishub Makassar Butuh Tambahan Personel

Makassar, PANRITA.News – Dinas Perhubungan (Dishub) belum mampu mengatasi seluruh titik rawan macet di Kota Makassar.

Salah satu alasannya, saat ini jumlah personel yang dimiliki Dishub masih sangat kurang, sehigga butuh tambahan personel.

“Personel kita sekarang ada 267 orang, itu memang masih kurang. Jadi kalau ditambah paling tidak 100 petugas, itu bisa mengcover semua ruae jalan,” papar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said

Penambahan personel, ujar Mario, sebenarnya telah lama diusulkan, namun terkendala persoalan anggaran yang terbatas sehingga usulan tersebut tidak pernah terealisasi.

“Kita memang butuh (penambahan personel), hanya saja karena keterbatasan keuangan daerah makanya belum terpenuhi. Jadi yang ada kita turunkan di titik-titik rawan macet, seperti di Hertasning, Pasar Antang, dan beberapa titik rawan yang lain,” jelas dia.

Mario tak menampik sejumlah ruas jalan di Kota Makassar terlebih u-turn saat ini masih banyak yang dikuasai pak ogah.

Meski belum ada regulasi yang mengatur, namun Pemprov bersama Pemkot Makassar telah berkolaborasi turun ke jalan menertibkan pak ogah.

Hanya saja kendalanya, Pemkot Makassar tidak memiliki tempat untuk menampung mereka yang terjaring.

“Sudah ada tim dibentuk provinsi, yang dikoordinasi Satpol PP Provinsi. Tapi saya belum tahu bagaimana tindak lanjutnya. Tapi kita sudah beberapa kali turun ke jalan. Kendalanya sekarang kalau ini diamankan mau dikemanakan,” ucapnya.

Senada, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli mengatakan, kinerja Dishub Makassar saat ini cukup baik. Namun perlu penambahan personel untuk menunjang kerja lapangan.

“Saya lihat Dishub sudah bekerja maksimal. Hanya memang volume kendaraan yang masuk sangat luar biasa,” ujar Acil sapaa akrabnya, Rabu (26/5/2021) kemarin.

Kekurangan jumlah personel Dishub Makassar, kata Acil, bisa dilihat saat momen ramadan. Ada beberapa titik yang belum tersentuh oleh petugas saat seluruh pusat perbelanjaan dipadati pengunjung.

“Padahal pada momentum ini semua titik perlu ada petugas yang standby karena potensi kepadatan kendaraan itu besar. Apalagi dengan adanya larangan mudik,” ucap dia.

Tinggalkan Komentar