Memahami Apa Saja Bentuk Kekerasan yang Ada di Dalam Rumah Tangga

Memahami Apa Saja Bentuk Kekerasan Yang Ada di dalam Rumah Tangga.

Bontang, PANRITA.News – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) memiliki peran dalam pemahaman tentang pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

Hal tersebut di karenakan semakin tingginya tingkat kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Kota Bontang. Dilihat dari data DPPKB menunjukkan 37 kasus pada 2019 tingkat kekerasan perempuan dan anak, dan mengalami kenaikan yang cukup tinggi di tahun 2020 menembua angka 75 kasus.

Kepala DPPKB Bahtiar Mabe menyampaikan, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi melalui organidasi-organisasi yang dinaungi oleh DPPKB.

“Tak pernah berhenti untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga agar tidak terjadi adanya kekerasan,” kata Bahtiar saat ditemui awak media beberapa waktu yang lalu.

Saat ini pihaknya juga memberikan informasi, apa saja bentuk kekerasan dalam rumah tangga.

  1. Kekerasan Psikis:
    perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilang nya percaya diri, hilang nya kemampuan untuk bertindak, rasantidak berdaya, yang mengakibatkan gangguan dalam psikis para korban.
  2. Kekerasa fisik :
    Perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit dan mengalami luka yang bisa mengakibatkan memar dan tak berdaya.
  3. Kekerasan seksual :
    Perbuatan pemaksaan hubungan seksualseksual yang tidak wajar dengan memaksa, tidak disukai dengan berbagai tujuan, misalnya tujuan komersil dan tujuan buruk lainya.
  4. Penelantaran rumah tangga:
    Seseorang yang menelantarkarumah tangganya, maka itu bersifat melanggar ketentuan hukum, karena memiliki kewajiban dalam memberikan kehidupan, perawatan atau pemeliharaan kepada orang tersebut. Perbuatan itu juga bisa terjadi jika pihak yang sengaja membuat pasanganya ketergantungan ekonomi, dengan melarang untuk bekerja diluar sehingga korban menjadi dibawah kendali dari pelaku yang akan melakukan penelantaran.

Selanjutnya pihak DPPKB tak pernah henti menghimbau kepada masyarakat untuk mengadukan setiap bentuk kekerasan yang terjadi pada siapapun.

“Jika ada yang menjadi korban, atau melihat segera lapor melalui hotline kami,” sambungnya.

Selain itu DPPKB juga menyediakan tim pelayanan terpadu yang meliputi, pelayanan psikologis, bantuan hukum, serta rujukan medis dan rumah aman.

“Pelayanan itu kami berikan secara geratis tanpa ada pungutan biaya,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar