Menhub Tegaskan Larangan Mudik Sudah Final, Perantau Bakal Gigit Jari

Ilustrasi suasana mudik.

Jakarta, PANRITA.News – Mudik atau pulang kampung sudah menjadi tradisi yang dilakukan banyak orang di Indonesia saat menjelang hari raya lebaran atau Idul Fitri.

Mudik lebaran adalah sesuatu yang selalu ditunggu para perantau, sebab mejadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga besar setelah lama tidak bertemu karena bekerja di luar daerah.

Sayangnya, untuk lebaran tahun ini, sepertinya menjadi tahun yang kurang baik bagi para perantau. Pasalnya, Kementrian Perhubungan sudah memastikan larangan mudik tahun ini.

Bahkan, saat ini aturan resmi larangan mudik sementara dalam proses penggodokan dan akan dikeluarkan dalam waktu dekat.

“Jadi kami tegaskan lagi bahwa keputusan larangan mudik tahun ini sudah final. Untuk itu, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik pada tahun ini agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan, yaitu terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam keterangan resmi, Minggu (4/4/2021).

Budi mengungkapkan, Jajaran Kementrian Perhubungan akan konsisten melaksanakan kebijakan larangan mudik seperti yang diumumkan menko PMK Muhajir Effendy sebelumnya.

Untuk itu, jelas Budi, pihaknya akan melakukan koordinasi lembaga terkait seperti, Satgas Covid-19, TNI/Polri dan pemerintah daerah dalam rangka finalisasi penyusunan Menhub tentang pengendalian transportasi di masa Idul Fitri tahun 2021.

Larangan Mudik berlaku pada 6 – 17 Mei 2021, juga sebelum dan sesudah tanggal itu. Intinya masyarakat tidak melakukan pergerakan atau kegiatan ke luar daerah, kecuali dalam keadaan mendesak dan perlu.

Diketahui, Rakor tingkat Menteri tentang Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 pada 26 Maret lalu, Effendy sudah mengeluarkan surat kepada Menteri dan kepala lembaga berisi meniadakan kegiatan mudik 2021 ini. Larangan berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Komentar