Soal Shalat Tarawih di Masjid, Ini Kata Ketua DPRD Bontang

Ketua DPRD Kota Bontang Faizal Sofyan Hasdam.

Bontang, PANRITA.News – Awal Bulan suci Ramadhan 1422 Hijriah tahun ini, diperkirakan jatuh pada tanggal 13 April 2021. Beberapa organisasi Islam telah Mengeluarkan surat edaran sekaitan kebijakan boleh tidaknya pelaksanaan Shalat Tarawih Ramadhan Tahun ini, dilaksanakan berjamaah di Masjid.

Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bontang Faizal Sofyan Hasdam menjelaskan, jika pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah di Masjid merujuk pada Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Kan sudah ada PPKM, Saya rasa Tarwih di Masjid boleh, asal pelaksanaannya menerapkan prokes yang ketat, cuci tangan, pake masker, jaga jarak dan jamaah dibatasi jumlah dan Umur,” ujarnya saat dikonfirmasi, usai menghadiri Musrembang tingkat kota, pendopo, Selasa (30/3/2021).

Ia melanjutkan kebijakan Shalat Tarwih berjamaah di Masjid tidak berbeda dengan pemberlakuan PPKM mengenai kebijakan Shalat Fardu dan Jum’at .

“Kita di Bontang sekarang sudah melaksanakan (shalat) Fardu dan Jum’at dimasjid. Jadi yah itu, tidak ada bedanya,” ujar legislator Golkar ini.

Pun, jika ada kebijakan Pemerintah Kota Bontang soal pelaksanaan Ibadah di Bulan suci Ramadhan Tahun ini, menurutnya tidak akan merujuk seperti halnya tahun lalu.

“Kalaupun pemerintah akan mengeluarkan kebijakan soa Ramadhan, saya rasa tidak akan melarang pelaksanaan tarwih di Masjid, Apalagi jumlah kasus Covid di Bontang sudah turun, ini kasusnya beda tahun lalu. Saat ini sudah siap masker, alat tracking, jumlah covid juga trennya turun,” ujarnya lagi.

Kebiasaan Sebagian Ummat Islam seperti Buka puasa dan sahur bersama, atau kegiatan keagamaan yang dapat melibatkan orang banyak, Ketua DPRD Kota Bontang ini berharap, agar tidak dilaksanakan, karena berpotensi penularan.

“Buka puasa atau sahur bersama, jika mengundang orang dengan jumlah yang banyak, lebih baik jangan,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar