Efesiensi Biaya dan Waktu, DPRD Harap Dishub Bontang Segera Realisasikan Gedung Uji Kir

Anggota DPRD Bontang Abdul Malik.

Bontang, PANRITA.News – Anggota DPRD Kota Bontang Abd Malik berharap, realisasi pengadaan Gedung pengujian kendaraan bermotor atau biasa disebut Uji Kir di Kota Taman ini, bersifat mendesak.

Pasalnya, kunjungan ia dan koleganya komisi III DPRD Kota Bontang di samarinda beberapa saat yang lalu, menemukan 152 pendaftar uji Kir, terdapat 20 lebih orang yang berasal dari Bontang.

“Kunjungan kami di samarinda beberapa saat lalu, kami jumpai ada sekitar 20 lebih yang mengurus uji Kir itu orang bontang,” ujarnya, Senin, (29/3/2021).

Kebanyakan keluhan dari masyarakat yang ia jumpai, curhat mengenai Akomodasi yang harus dikeluarkan saat proses uji Kir.

“Kalau seandainya di Bontang ada, Hitungannya kan Cuma Rp,80,000, bisa dihitung berapa akomodasi yang harus mereka keluarkan, BBM dan akomodasi pulang pergi,” jelasnya

“Mereka kesana pun belum ada kepastian langsung dilayani, bisa saja jadwal layanan uji Kir tertunda dan dijadwal ulang,” sambungnya

Dari kunjungan Komisi III DPRD Kota Bontang juga ditemukan, keharusan membawa rekomendasi dari pihak Dishub Bontang dikarenakan status Numpang uji Kir.

“Jadi mereka sebelum ke Samarinda atau daerah lainnya, harus membawa semacam rekomendasi dari dishub bontang

Selain menyoal efisiensi biaya dan waktu, Dishub Bontang memiliki penguji Kir yang sudah punya kompetensi serta bersertifikat Kementrian Perhubungan.

“Dishub kita itu punya SDM yang uji kompetensinya bagus, ini diakui kawan kawan dishub samarinda jika bontang punya penguji KIR yang bersertifikat,” katanya.

Dalam waktu dekat, Komisi III DPRD Kota Bontang akan melakukan rapat kerja dengan Dinas Perhubungan Kota Bontang, sekaitan upaya pengadaan lahan di Kelurahan Loktuan, sementara perkiraan luasaan lahan yang memadai mencapai 5 sampai 10 Hektar.

“Satu lagi yang penting, Penilaian Kota yang layak mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha itu, poinnya harus punya fasilitas uji Kir,” tandasnya.

Jumlah kendaraan bermotor Kota Bontang yang terjadwal akan melakukan uji KIR sebanyak 6000 kendaraan, potensi pendapatan Asli Daerah dari pos tersebut sebesar Rp.480.000 juta.

Tinggalkan Komentar