Bakhtiar Wakkang Apresiasi Upaya Gubernur Kaltim Perjuangkan Nasib Guru Honorer

Anggota DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang.

Bontang, PANRITA.News – Harapan para Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menjadi ASN akan menemui jalan terang. Pasalnya Gubernur Kaltim, Isran Noor sedang berjuang untuk prioritaskan guru honorer tersebut. Upaya itu pun diapresiasi Anggota DPRD Bontang.

Anggota DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang mengaku angkat topi dengan upaya Gubernur Kaltim. Ia bahkan setuju dengan langkah mantan Bupati Kutai Timur itu.

Meski Guru Honorer tersebut disyaratkan hanya bagi yang telah bekerja 5 tahun atau bahkan 10 tahun, hal ini patut di apresiasi. “Saya apresiasi upaya Pak Gubernur. kita dukung dengan langkah langkah strategis di tingkat kota jika dibutuhkan,” ujar Bakhtiar, Jumat (26/03/2021).

Sekretaris DPC Partai Nasdem Bontang ini menyadari, bahwa kebijakan ini tidak dapat serta merta terealisasi tanpa dukungan pemerintah pusat. Ia berharap Pemerintah pusat berpihak kepada harapan tenaga pengajar honorer.

“Secara pribadi sangat berharap ada sebuah kebijakan Pemerintah Pusat yang berpihak kepada tenaga Pengajar Guru Honorer untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil,”katanya.

Bahkan BW, sapaan akrabnya, merasionalkan, jika setiap tahunnya ada saja guru ASN yang pensiun. Hal ini membuat ketidakseimbangan tenaga Guru setiap tahun.

“Mari doakan semoga perjuangan Bapak Gubernur Kalimantan Timur membuahkan hasil demi kemajuan dunia pendidikan di Kalimantan Timur,” harapnya.

Sementara, Kepala Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Akhmad Suharto berharap upaya Gubernur Kaltim bisa terwujud. Sebab kini Disdikbud Bontang masih memiliki 1.023 Guru Honorer.

Semua tersebar di SD/MI sebanyak 644 orang dan jenjang SMP/MTS sebanyak 379 orang. Sedangkan Guru ASN untuk SD/MI 477 orang, dan SMP/ MTS sebanyak 260.

Pihaknya kini sedang mengklasifikasi Setiap Guru Honorer berdasarkan usia Pengabdian Guru.

“Terima kasih pak Gubernur, Semoga bisa terealisasi. Perlu dukungan semua pihak untuk bisa meng-goal-kan,” harap Ahmad Suharto.

Untuk diketahui, Gubernur Kaltim Isran Noor mengusulkan 2.513 formasi Guru untuk diangkat dari PPPK menjadi ASN kepada Kemenpan RB RI. Tak tanggung-tanggung ia sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Komentar