Ini Usul Bakhtiar Wakkang dalam Upaya Tekan Narkoba di Bontang

Bontang, PANRITA.News – Maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan Organisasi perangkat daerah (OPD) ditanggapi serius anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang atau akrab disapa BW.

Ia mendorong pemerintah membuat Payung hukum berupa peraturan wali kota (perwali) terkait upaya Pencegahan, penanganan dan tindakan kepada seluruh Asn.

“ini kebablasan namanya, Aparat Pemerintah yang mestinya menjadi pelayan masyarakat, Harus ada produk Hukum yang membentengi ASN agar tidak terkait Narkoba,” ungkapnya Rabu (24/3/2021).

Nantinya Dalam perwali tersebut, akan mengatur tentang upaya pencegahan penggunaan narkoba maupun rehabilitasi bagi pengguna barang haram tersebut.

“kedepan, baiknya ada perwali yang mengatur soal pencegahaan penyalah penggunaan Narkoba,” bebernya.

Ia juga meminta pemerintah bersinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Bontang. Sebab menurutnya, ketika seseorang sudah terjebak dalam narkoba akan sulit untuk disembuhkan.

“Kalau bisa bikin nota kesepahaman atau MoU bersama dengan BNN Bontang, kita coba beri ruang untuk lebih jauh memberantas Narkoba di kalangan ASN” tuturnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta pemerintah menganggarkan APBD untuk melakukan tes urine. Lantaran politikus Nasdem itu menyatakan ini demi generasi muda dan kepentingan bangsa.

“Biaya anggaran untuk tes urine kan untuk jangka per triwulan lebih murah dibandingkan anggaran konsumtif di rumah tahanan setiap hari,” terangnya.

Selain itu, ia menyarankan bagi OPD yang tidak bersedia ikut tes, maka risiko yang harus diterima yakni gaji ditahan. Kemudian, bagi PNS yang hasilnya tes dengan hasil positif, ia harus menerima konsekuensi kenaikan jabatan ditunda.

“Untuk tenaga honorer dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Harus seperti itu, biar tegas,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar