BKPSDM Bontang Usul 491 CASN, Jatah Guru 158, Ini Harapan Rusli

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Rusli.

Bontang, PANRITA.News – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Rusli mempertanyakan prosedur perekrutan Tenaga Guru yang masuk dalam formasi rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021.

Rusli mendorong pemerintah untuk bersama sama memperjuangkan tenaga guru Kota Bontang agar lebih diprioritaskan dalam rekrutmen Tahun ini.

“dalam waktu dekat kami mengajak pemerintah untuk RDP, nantinya kami (DPRD) meminta rumusan agar kuota tenaga Guru bisa diperjuangkan,” ungkap Rusli

Ditambahkannya, jika rekrutmen Tenaga guru diperlukan kiat Khusus agar dapat menjaring tenaga Guru yang selama ini mengabdi di Kota Bontang.

“Jika ketentuan yang di terapkan dalam rekrutmen hanya sebatas Sertifikasi, nantinya tetap membuka keran masuknya pelamar dari Kota Lain,” ujarnya.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat RDP antara Komisi I DPRD dengan mitra kerjanya dari Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Senin (1/03/2021)

Tenaga Guru mendapat porsi terbanyak dalam usulan formasi rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang di usulkan Oleh BKPSDM Kota Bontang.

Untuk di ketahui, Rekrutmen Tenaga Guru Tahun 2021 tidak dalam Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melainkan dibuka dalam formasi rekrutmen Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak atau P3K.

Kepala BKPSDM kota Bontang Priyanto menjelaskan jika keputusan tersebut terpusat dan mengikat, Namun dalam pelaksanaan rekrutmen tahun tahun berikutnya, Tenaga guru yang berhasil masuk dalam formasi P3K tahun 2021, memungkinkan mengikuti seleksi CPNS jika pemerintah kembali membuka rekrutmen.

“Yah untuk tahun ini saja yah, apalagi ini aturannya terpusat dan mengikat, tapi ketika nantinya kembali dibuka, maka tenaga guru P3K bisa daftar cpns lagi,” ungkap Priyanto menjawab pertanyaan sejunlah awak media.

Sementara usulan Formasi 158 Tenaga Guru masuk dalam data pokok pendidikan atau Dapodik. mengacuh pada petunjuk teknis perekrutan berpatokan pada PP 49 Tahun 2018  tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja dan PP 11 Tahun 2017 Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Ditambahkan priyanto, untuk Tenaga Guru akan ada dua tahap seleksi yaitu seleksi admistrasi dan Seleksi Kompetensi Bidang.

“Ada dua tahap yah, untuk rekrutmen Guru ada seleksi administrasi dan Seleksi Kompetensi bidang, tidak lagi ada kompetensi dasar,” tutup Priyanto.

Tinggalkan Komentar