4 Polisi Akhirnya Resmi Didakwa atas Pembunuhan George Floyd

Demo Bela George Floyd

Demo Bela George Floyd.

Mennesota, PANRITA.News – Tiga polisi Minneapolis yang terlibat atas kematian George Floyd akhirnya turut didakwa atas pembunuhan George Floyd pada Rabu (3/6/2020).

Mereka dianggap berperan dalam tindakan yang menyebabkan kematian terhadap pria kulit hitam tersebut bersama 1 Polisi lainnya bernama Derek Chauvin (44) yang telah didakwa lebih serius. Keempatnya telah dipecat sejak 26 Mei 2020 lalu.

Selain Chauvin, tiga polisi lainnya yang diidentifikasi sebagai Tou Thao (34), J Alexander Kueng (26) dan Thomas Lane (37) telah ditangkap dan dijerat dengan dakwaan membantu dan bersekongkol melakukan pembunuhan tingkat kedua.

Sebelumnya, Jaksa Minnesota telah mengumumkan dakwaan pembunuhan tingkat ketiga pada Jumat (29/5/2020) terhadap Derek Chauvin.

Chauvin menahan George Floyd (46) di aspal sambil menekan lehernya dengan lutut selama hampir sembilan menit hingga ia meninggal dunia.

Namun kini jaksa mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan dakwaan terhadap Chauvin ke pembunuhan tingkat kedua.

Chauvin awalnya didakwa atas pembunuhan tingkat ketiga yang mendekati tindak pembunuhan tidak disengaja. Namun dakwaan Chauvin dinaikkan menjadi dakwaaan pembunuhan tingkat kedua yang memiliki ancaman hukuman lebih berat.

Peningkatan dakwaan yang didefinisikan di bawah hukum Minnesota itu menyebutkan bahwa tindakan tidak sengaja yang menyebabkan kematian orang lain karena kejahatan atau pelanggaran serius, dapat dikenakan hukuman hingga 40 tahun penjara, yakni 15 tahun lebih lama dari hukuman maksimum untuk pembunuhan tingkat ketiga.

“Saya yakin bukti yang kita miliki sekarang sangat menguatkan tuduhan pembunuhan tingkat kedua,” kata Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison, seperti dilansir Channel News Asia,Kamis (4/6/2020).

“Kami di sini, hari ini karena George Floyd tidak ada di sini, ” Ellison menambahkan.

“Dia harus berada di sini. Dia harus hidup. Tapi tidak lagi,” ucapnya.

Kematian Floyd itu pun telah memicu kemarahan ribuan orang di AS dan dunia, sehingga turun ke jalanan untuk menyuarakan keadilan.

Tinggalkan Komentar