Ome: Pentingya Doktrin Pancasila Menangkal Benih Komunisme dan Vandalisme

Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Luwu, Ahmad Syarifuddin Daud alias Ome.

Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Luwu, Ahmad Syarifuddin Daud alias Ome.

Makassar, PANRITA.News – Momentum hari lahir pancasila yang jatuh pada 1 Juni diwarnai dengan viralnya isu komunisme dan isu vandalisme diberbagai wilayah termasuk di Sulawesi Selatan ini disinyalir sebagai upaya untuk melemahkan pancasila.

Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Luwu, Ahmad Syarifuddin Daud mengatakan bahwa Pancasila sebagai falsafah berbangsa dan bernegara, sebagai pemuda kita tidak ingin ahirnya kembali benih komunisme dan Vandalisme yang akan merusak tatanan berbangsa dan bernegara kedepan.

“Kita harus akui yang menjadi tantangan besar bangsa hari ini karna doktrin pancasila  sudah mulai diabaikan seiring dengan perkembangan Teknologi informasi yang berkembang cepat, telah membawa dampak bagi kehidupan manusia,” ujar Ome sapaan akrab Ahmad Syarifuddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2020).

Menurut Ome, meski diketahui teknologi dapat berdampak menguntungkan bagi generasi muda bangsa tapi juga ada yang merugikan, berdampak menguntungkan apabila mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan taraf hidup. Namun juga dapat berdampak merugikan, apabila terperdaya dengan pemanfaatan untuk kepentingan yang negatif.

“Hal ini berarti dampak teknologi informasi berimplikasi secara langsung pada perubahan berbagai aspek kehidupan, termasuk terhadap karakter generasi muda,” jelasnya.

Lanjut Ome, hal yang paling menghawatirkan juga adanya sebuah gerakan vandalisme yang sudah mulai muncul di Sulsel, Gerakan ini sudah sangat jauh dari nilai-nilai pancasila dan banyak diantara pelaku vandalisme adalah pelajar yang masih aktif belajar, terutama di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) bahkan beberapa kampus di Sulsel.

“Prilaku menyimpang ini tidak terlepas dari peran orang tua dan sekolah dalam membentuk kepribadian dan karakter anak, disamping itu lingkungan juga sangat berpengaruh penting. Tenaga pendidik digarda terdepan dalam menanamkan nilai nilai pancasila sebagau senjata yang paling ampuh dalam melawan komunisme dan gerakan vandalisme,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar