YGBI dan TVRI Sulsel Siap Kerjasama Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Kepala Stasiun LPP TVRI Sulawesi Selatan Drs Sifak Mashudi bersama Dewan Pembina Yayasan Gerakan Bersama Indonesia, Andi Yuslim Patawari.

Kepala Stasiun LPP TVRI Sulawesi Selatan Drs Sifak Mashudi bersama Dewan Pembina Yayasan Gerakan Bersama Indonesia, Andi Yuslim Patawari.

Gowa, PANRITA.News – Kepala Stasiun Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Sulawesi Selatan Drs Sifak Mashudi bersama rombingan berkunjung di Kantor Yayasan Gerak Bersama Indonesia (YGBI), di Kompleks Modern Estate, Jl. Tun Abdul Razak, Gowa, Minggu (19/4/2020).

Kedatangan siaran televisi di bawah naungan pemerintah ini, guna mengklarifikasi terkait soal penyiaran berita yang dianggap terdapat miskomunikasi.

Pada kesempatan itu, rombangan crew TVRI Sulsel diterima langsung oleh Dewan Pembina YGBI, Andi Yuslim Patawari (AYP) dan didampingi sejumlah relawan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 YGBI.

“Ini yang kami herankan, kenapa pihak TVRI nggak mau terbitkan aksi sosial dan edukasi pencegahan Covid-19 yang digelar kemarin sore. Pas kami telusuri, ternyata ada miskomunikasi,” jelas AYP.

Sementara itu, Pimpinan LPP TVRI Wilayah Sulsel, Drs Sifak, M.Si sangat mensupport agenda sosial yang dilakukan relawan YGBI.

“Kami sangat apresiasi dan mendukung. Cuman, informasi terkait penayangan berita mungkin tak tersampaikan, akhirnya terjadi kesalahpahaman,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, liputan berita tentang kegiatan YGBI yang membagikan masker dan melakukan penyemprotan disinfektan bukan tidak ditayangkan, namun bergeser jam tayangnya yang harusnya pukul 17.00 Wita, karena tayang di urutan 11 dalam susunan berita akhirnya tayang pukul 17.30 Wita.

“Jadi tidak benar bahwa TVRI tidak peduli dengan Corona, penundaan penayangan aksi YGBI semata-mata miskomunikasi saja. Kami menduga (mungkin) pihak YGBI tidak melihat tayangan TVRI sehingga membuat pernyataan seperti tu.

“Sebenarnya, ini adalah miskomunikasi, kami yakin YGBI murni sebagai gerakan sosial, tidak ada unsur komersial. Apalagi ini aksi pencegahan virus corona agar masyarakat luar bisa mengerti terkait virus Corona ini,” tuturnya.

LPP TVRI akan selalu berada di garda terdepan memberitakan aksi-aksi sosial yang dilakukan kelompok pemuda dan mahasiswa.

“Tentu kita senang sekali, kita sebagai partner pastinya sangat mendukung. Agar informasi-informasi bisa terpublik,” ujarnya.

“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama, tentunya sangat mendukung aktivitas sosial. Dan kami siap bekerjsama dengan YGBI dalam mensosialisasikan agenda sosial agar tersampaikan kepada Masyarakat sampai ke daerah,” tambahnya.

Di akhir silaturahmi dan pertemuan itu, pihak Yayasan Gerak Bersama Indonesia (YGBI) menyerahkan atribut peduli secara simbolis kepada pihak LPP TVRI Sulsel.

Tinggalkan Komentar