PSBB Makassar Mulai 24 April 2020, Warga yang Langgar Aturan Dipidana

Ilustrasi PSBB. (Kompas.com)

Makassar, PANRITA.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar pada 24 April hingga 7 Mei 2020 mendatang.

Sebelum penerapan PSBB ini, sosialiasi sudah dimulai sejak hari ini dan akan diuji coba pada 21 sampai 23 April 2020.

“Ini kita awali dengan sosialisasi, dengan harapan dalam pelaksanaannya, kita harapkan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan pelanggaran PSBB hanya karena persoalan tidak tahu atau tidak mengerti persoalan PSBB,” kata Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Jumat (17/4/2020).

Iqbal Suhaeb mengaku masih menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait PSBB yang di dalamnya diatur sanksi pidana bagi warga yang melanggar aturan PSBB.

“Lebih banyak sebenarnya tindak pidana ringan, makanya yang berperan di dalam itu Satpol PP. Namun kan Satpol PP itu korwasnya adalah polisi. Nah polisi yang sebagai penyidikannya,” jelasnya.

Iqbal memastikan Perwali terkait PSBB Makassar akan selesai paling lama 2 hari ke depan atau sebelum PSBB benar-benar diterapkan.

Menurut dia, masyarakat yang melakukan pelanggaran akan diberikan Sanski tegas, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Sanksi tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku, ada Undang-Undang Karantina, Undang-Undang tentang Transportasi, Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang tentang Kepolisian, dan semua itu sanksinya sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar