Jeritan Warga di Tengah Wabah Corona: Saya Gak Makan Pak, Kemarin Juga…

Jakarta, PANRITA.News – Sejumlah kisah memilukan mewarnai kehidupan sebagian masyarakat akibat terdampak wabah virus Corona di Indonesia.

Salah satunya seperti yang dialami seorang ibu pemulung ini yang bercerita bahwa dirinya belum makan karena belum ada pendapatan.

“Saya gak makan pak, kemarin juga pak, anak saya sampai pada sengsara,” kata ibu itu dalam video sembari meneteskan air mata.

Video tersebut dibagikan akun media sosial Instagram Aksi Cepat Tanggap atau ACT pada Kamis (16/4/2020) kemarin.

Diketahui ACT senantiasa melakukan aksi pembagian sembako untuk para warga yang terdampak corona dalam beberapa waktu terakhir.

ACT pun mengajak semua pihak untuk terus bergerak dan saling membantu di tengah bencana wabah Covid-19.

“Miris hati melihat dan mendengar ibu ini bercerita. Seberat ini perjuangannya hanya untuk makan. Beliau tetap berusaha, menjadi pemulung berjalan jauh, mencari barang bekas. Beliau tetap bekerja meski harus menahan lapar.

Jika, ibu ini tak mendapat beras, sudah dua hari beliau tidak makan. Bahkan bukan hanya ibu ini yang tak makan tapi juga anak-anaknya.

Sahabat, Ibu ini menangis bukan mengeluh, beliau terharu bahagia, bersyukur masih ada dermawan yang ingin membantunya di tengah kondisi yang sulit ini.

Kita tidak tahu ada berapa banyak ibu lain yang seperti ini, ada berapa banyak keluarga adan anak-anak yang kelaparan.

Akibat mewabahnya virus corona ini, masyarakat menengah-kebawahlah yang merasakan dampak yang signifikan. Mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, mereka sangat kesulitan mendapatkan pangan. Apalagi mereka yang berpenghasilan harian juga sangat merasakan dampaknya, seperti pedagang keliling, pedagang asongan, atau pedagang jajanan di sekolahan, mereka pasti sangat membutuhkan pangan,” tulis ACT di Instagramnya @actforhumanity.

Tinggalkan Komentar