Gelar Diskusi Online, Pemuda Lira Barru Bahas Covid-19 Bersama Dokter Milenial

Pengurus Pemuda Lira Kabupaten Barru. (Ist)

Pengurus Pemuda Lira Kabupaten Barru. (Ist)

Barru, PANRITA.News – Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Barru menggelar diskusi online dengan pemateri dari dokter milenial asal Barru yakni, dr Ardiatma, dan dr Munawwir Usman, Rabu (15/4/2020) malam.

Kegiatan ini berlangsung kurang lebih dua jam melalui group WAG membahas seputar Covid-19 dan diikuti sebanyak 115 peserta diskusi.

Pasa kesempatan itu, dr Ardiatma yang juga merupakan Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Unismuh makassar ini menjelaskan terkait bahaya virus Corona.

“Seperti penyakit pernapasan lainnya, infeksi 2019-nCoV dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Orang tua dan orang-orang yang sebelumnya mempunyai riwayat menderita penyakit lain seperti diabetes dan penyakit jantung lebih rentan mengalami kondisi parah jika terkena virus ini,” jelas Ardiatma.

Senada dengan itu, dr Munawwir Usman yang merupakan dokter gigi ini menjelaskan soal virus corona yang sangat berbahaya dan menyebabkan penyakit pada manusia.

“Dengan proses penularannya yang sangat luar biasa cepat dan massif dengan melalui dua metode transmisi yaitu kontak langsung dan kontak media. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat agar bersama-sama mencegah wabah pandemi Covid-19 dengan menggunakan masker.

“Jadi bijaknya bila keluar rumah cukup menggunakan masker non medis seperti anjuran who seperti masker kain dan sebagainya. tapi yang paling penting adalah stay at home,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Lira Barru, Muh. Syakir mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk Satgas Covid-19 Pemuda Lira Barru untuk mendukung upaya pencegahan Corona di Barru.

“Semoga dengan diadakannya dialog ini, ilmu dan kesadaran semakin bertambah serta bermanfaat untuk kehidupan. Satgas Covid 19 Pemuda Lira Barru merupakan komunitas kecil yang dibentuk pemuda lira barru yang berisi mahasiswa pecinta lingkungan dan kesehatan masyarakat yang mencoba menyediakan wadah bagi masyarakat barru,” jelas Syakir.

Tinggalkan Komentar