Gorontalo Konfirmasi Kasus Pertama Positif Corona, Pasien Merupakan Peserta Ijtima Ulama Gowa

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengumumkan satu orang warganya yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

“Hari ini kami mendapatkan berita yang kurang baik, terutama bahwa hasil tes dari laboratorium di Makassar menyatakan seorang pasien dalam pengawasan di Rumah Sakit Aloei Saboe terkonfirmasi positif virus corona,” ujar Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, seperti dikutip Okezone, Kamis (9/4/2020) malam.

Pasien tersebut menurut Rusli, merupakan salah seorang jamaah tabligh yang mengikuti acara Ijtima Ulama Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa pekan lalu.

Rusli sangat menyayangkan sikap pasien tersebut karena saat kembali ke Gorontalo tidak memberitahukan dan terkesan tertutup.

“Saya merasa kecolongan, ada yang tidak jujur dalam hal ini sehingga berakibat sangat fatal, seandainya mereka jujur, datang kepada kami, datang melapor ke bupati/wali kota, tidak akan terjadi seperti ini,” sesalnya.

Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Rusli yakni akan melakukan pemeriksaan terhadap semua jamaah tabligh yang sempat ikut kegiatan di Gowa, Sulsel.

“Semua jamaah tabligh yang sempat ikut kegiatan di Gowa itu akan kami periksa semua dan mohon kepada mereka untuk lebih jujur. Datang ke bupati wali kota masing-masing dan Insya Allah besok kita akan isolasi secara bersama-sama kita akan isolasi di mess haji yang kita siapkan pada malam ini sampai besok pagi,” pinta Rusli.

Seluruh alumni jamaah tabligh yang ikut kegiatan di Gowa kata dia, akan diperiksa sesuai protokol kesehatan. Termasuk juga keluarga dari pasien terkonfirmasi positif akan ditracing mulai dari istri dan anak-anak termasuk juga yang ada kontak dengan yang bersangkutan.

“Termasuk rumahnya, mungkin dia punya kendaraan roda empat, roda dua, pakaian, peralatan rumah tangga, kita akan sterilkan,” sambungnya.

Selain pasien 01 tersebut, dia juga mengonfirmasi masih ada satu PDP yang positif berdasarkan hasil rapid test. Namun untuk memastikan keakuratannya, spesimen sudah dikirim ke laboratorium di Makassar. PDP asal Kota Gorontalo tersebut juga merupakan alumni jamaah tabligh di Gowa, Sulsel.

Dirinya kembali mengimbau seluruh masyarakat Gorontalo untuk mengikuti anjuran pemerintah pusat, provinsi, kabupaten kota terkait bahaya yang akan ditimbulkan oleh virus corona, karena kini bangsa tengah berhadapan dengan musuh yang sulit dideteksi kapan dia masuk, dengan cara bagaimana maupun melalui siapa ditularkan.

“Sudah sangat kita jelaskan pakai bahasa Indonesia, bahasa Gorontalo, imbau, bupati, wali kota, forkopimda tidak kurang-kurangnya untuk mengimbau, tapi kami minta kejujuran dan keseriusan serta ketertiban dari masyarakat itu sendiri untuk lebih mawas diri. Ingat apa yang kita lakukan siang malam ini benar-benar melindungi masyarakat kita sendiri, tolong dipahami dan dimengerti,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar