AYP Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Lawan Virus Corona

Andi Yuslim Patawari (AYP). (Ist)

Andi Yuslim Patawari (AYP). (Ist)

Makassar, PANRITA.News – Wabah virus Corona atau Covid-19 di Indonesia yang semakin hari kian bertambah membuat sebagian masyarakat panik dan khawatir akibat virus asal Wuhan China itu.

Mantan Dewan pakar DPP ICMI, Andi Yuslim Patawari (AYP) pun mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menghadapi wabah Covid-19 yang saat ini sudah mencapai seribu lebih kasus positif.

AYP menegaskan bahwa organisasi kedokteran dan para tenaga medis harus dilibatkan di Garda terdepan sebagai sumber referensi ilmiah sesuai keahliannya untuk memberi informasi yang benar agar semua pihak dapat terlibat memotong rantai penularan Covid-19.

“Selain tenaga medis, para pengusaha, jurnalis/media, tokoh agama, tokoh Masyarakat, pemangku adat, tokoh pemuda dan elemen lainnya yang mempunyai kapasitas untuk membantu wajib terlibat aktif karena Virus Covid 19 adalah musuh yang nyata namun tidak kelihatan langsung,” jelas Mantan Ketua DPP KNPI ini.

Lebih lanjut, Mahasiswa Program Doktor Universitas Padjajaran Bandung ini mengatakan bahwa aparat negara seperti TNI/Polri dan ASN sebagai alat negara juga harus menjalankan SOP sesuai protokol kesehatan seeta masyarakat harus terlibat memberi kontribusi dengan mengikuti anjuran pemerintah.

“Jika semua itu jalan, termasuk aktivis dan relawan kemanusiaan yang mempunyai kepedulian yang dilibatkan maka saya yakin badai ini pasti segera berlalu,” tegas Wakil Ketua Dewan Pembina Garda Nusantara Sulsel.

Olehnya itu, AYP menegaskan bahwa dibutuhkan partisipasi semua pihak untuk terlibat aktif sesuai kapasitas masing-masing sebagai tanggung jawab bersama.

“Harus kita sadari Allah SWT,  Tuhan yang maha kuasa tidak akan memberi cobaan di luar kemampuan hambanya. Dengan adanya Virus Covid-19 ini adalah ujian bersama bagi kita agar sikap empati gotong royong terhadap sesama sebagai konsekuensi makhluk sosial kita semua adalah saudara dalam kemanusiaan walaupun ada perbedaan dalam beragama,” Mantan Ketua DPP AMPI ini.

AYP juga menyinggung soal kabar bahwa sebagian masyarakat ada yang menolak pemakaman jasad yang diakibatkan oleh Covid-19.

“Bagaimana perasaan keluarga kita kalau ada yang meninggal namun di tolak pemakamannya disuatu tempat padahal terlibat dalam mengurus jenazah adalah fardhu kifayah dalam ajaran islami,” tutupnya.

Ia pun berharap seluruh pihak tetap optimis dalam menghadapi virus Corona yang saat ini sudah mencapai seribu lebih kasus positif.

Tinggalkan Komentar