Sempat Kabur 2 Hari, Pesien Terduga Corona Menyerahkan Diri

Pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyebut pasien yang kabur saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) dr Loekmonohadi Kabupaten Kudus, telah ditemukan.

Pasien yang sempat menolak dirujuk itu datang sendiri ke RSUD Loekmonohadi Kudus.

“Jadi informasinya pasien itu sudah ke RSUD hari ini, berangkat sendiri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo dikutip Inilah, Rabu (18/3/2020).

Selain menderita gejala klinis berupa panas dan batuk, pasien tersebut yang punya riwayat pergi keluar negeri yakni umrah selama dua pekan. Kemudian, dia memeriksakan diri ke RS Mardi Rahayu Kudus pada Minggu 15 Maret lalu.

Melihat gejala dan riwayat perjalanan pasien, petugas medis hendak merujuknya ke RSUD Loekmonohadi Kudus sebagai rumah sakit rujukan pasien corona. Namun, pasien tersebut memaksa meninggalkan IGD RS Mardi Rahayu.

“Keterangannya pasien tidak sesuai dengan saat diperiksa di RS Mardi Rahayu Kudus. Kami masih menunggu keterangan lengkapnya,” ungkap dia.

Hingga kini terdapat enam orang di Jateng yang dinyatakan positif menderita corona. Dua di antaranya meninggal dunia, sementara empat pasien masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Selain itu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.005 orang, Pasien Dalam Pengawasan 69 orang, di antaranya dirawat 42 orang dan sudah pulang 24 orang.

Comment