New York, PANRITA.News – Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton bicara blak-blakan soal perselingkuhannya dengan Monica Lewinsky untuk membantunya mengatasi tekanan saat menjadi presiden.
Clinton mengklaim bahwa dia berhubungan seks dengan Monica Lewinsky yang baru berusia 22 pada saat itu untuk meringankan tekanan pekerjaan.
Dia melihat Monica sebagai sesuatu yang akan mengalihkan pikirannya untuk sementara waktu.
Hal itu ia ungkapkan saat pembukaan film dokumenter yang dirilis pada Jumat (6/3/2020) kemarin tentang skandal yang menyebabkan pemakzulannya.
Memimpin negara, kata Clinton, membuat seseorang merasa seperti merasa berada dalam 15 putaran pertarungan berhadiah yang diperpanjang menjadi 30 putaran.
“Kehidupan setiap orang memiliki tekanan, kekecewaan, teror, dan ketakutan apa pun,” katanya.
Berselingkuh, kata Clinton, adalah di antara upayanya mengatasi tekanan.
“Itu hal yang saya lakukan untuk mengelola kecemasan saya selama bertahun-tahun,” tuturnya.
Sementara itu, Hillary mengatakan dalam film dokumenter bahwa dia merasa hancur oleh perselingkuhan suaminya.
“Saya tidak bisa mempercayainya. Secara pribadi saya sangat terluka dan saya tidak bisa percaya ini, saya tidak percaya Anda berbohong,” katanya seperti dikutip dari Metro.
Adapun Lewinsky menyatakan bahwa hubungannya dengan mantan presiden Clinton berdasarkan suka sama suka. Akan tetapi, dia menyebutnya sebagai “penyalahgunaan kekuasaan yang besar”.
“Setiap penyalahgunaan terjadi setelahnya, ketika saya dijadikan kambing hitam untuk melindungi posisi kuatnya …,” katanya kepada Vanity Fair pada 2014 seperti yang dikutip BBC.
Lewinsky mengatakan, dia memiliki pemahaman terbatas tentang konsekuensi pada saat itu dan menyesali perselingkuhannya setiap hari.

Comment