Tak Bisa Beli Buku, Pelajar Ini Terpaksa Menulis di Daun Pisang

Tak Bisa Beli Buku, Pelajar Ini Terpaksa Belajar dan Menulis di Daun Pisang

PANRITA.News – Kisah mengharukan datang dari seorang pelajar di Filipina, pasalnya sebagai seorang siswa, harusnya ia memiliki buku untuk menulis catatan pelajaran atau tugas oleh gurunya.

Namun berbeda dengan pelajar yang bernama Erlande Monter ini. Ia terpaksa harus menulis tugas dari guru dengan menggunakan daun pisang.

Erlande diketahui bersekolah di Lianga National Comprehensive School, Surigao del Sur, Filipina.

Kisah ini menjadi viral usai fotonya saat menulis di atas daun pisang diunggah ke media sosial Facebook oleh gurunya sendiri, Arcilyn Balbin Azarcon Lpt.

Arcilyn menceritakan bahwa ia memang meminta para murid untuk menyalin apa yang ia tulis di papan tulis ke buku catatan siswanya masing-masing.

Arcilyn tampak terkejut begitu mengetahui Erlande mencatat di atas daun pisang saat dirinya berkeliling memantau siswanya di kelas.

Meski berasal dari kalangan yang kurang mampu, Erlande selalu bersikukuh untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Hal inilah yang mendasari dirinya untuk menulis di atas daun pisang karena keluarganya tak mampu membelikannya buku catatan.

Di atas daun pisang itu, terlihat deret angka dan huruf yang membentuk rumus pelajaran Matematika.

Tidak hanya itu, Erlander juga mencorat-coretnya dengan gambar yang sering anak kecil lakukan pada umumnya.

Erlande tidak malu dengan catatannya yang hanya ia tulis di atas daun pisang, demi mengejar cita-citanya menjadi seorang tentara.

Erlande memanfaatkan apa saja yang ada selama masih bisa berfungsi, salah satunya dengan daun pisang yang ia gunakan sebagai pengganti buku catatan.

Kisah ini benar-benar menjadi inspirasi bagi siapapun yang berpikir bahwa kemiskinan bukanlah hambatan dalam mencapai mimpi seseorang.

Dilansir dari The Filipino Times lewat Kumparan, Rabu (4/3/2020), Erlande saat ini telah menerima beasiswa dari seorang pendeta di Kanada.

Pendeta tersebut tergerak hatinya membantu kesulitan Erlande usai kisah bocah ini viral di media sosial.

Selain itu, beberapa netizen juga turut memberi sumbangan berupa bantuan alat tulis dan perlengkapan sekolah lainnya kepada Erlande.

Comment