Pj Wali Kota Makassar: Penyandang Tunagrahita Perlu Pendampingan Khusus

Iqbal Suhaeb saat hadir dalam pembukaan Athlete Leadership Training & Youth Activation Workshop

Makassar, PANRITA.News – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb hadir dalam pembukaan Athlete Leadership Training & Youth Activation Workshop. Kegiatan tersebut diadakan di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Makassar, Jalan Dg Tata, Jumat (28/2/2020).

Iqbal yang membuka acara yang diprakarsai oleh Special Olympics Indonesia (SO-Ina) didampingi oleh kepala Dinas Sosial Kota Makassar Muchtar Tahir, Plt Dinas Pendidikan Kota Makassar Rahman Bando, Kabag Kesra Kota Makassar Aswis Badwid. Hadir juga Ketua SO-Ina pengurus Provinsi Sulawesi Selatan Majdah Muhyiddin Zain. 

SO-Ina sendiri merupakan organisasi keolahragaan dan sosial nirlaba yang menangani pembinaan juga pelatihan olahraga khusus bagi penyandang tunagrahita (keterbelakangan mental). SO-Ina membantu mereka agar mendapatkan pengakuan haknya sebagai warga negara yang juga memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat baik, berjuang dan berprestasi bagi daerah dan bangsa Indonesia melalui olahraga. 

Beberapa tunagrahita memenuhi aula SLB. Mereka begitu bersemangat mengikuti kegiatan ini. Sekalipun berbeda dengan anak pada umumnya, namun bukan berarti mereka tidak punya prestasi. Bahkan banyak di antara mereka yang berhasil mengharumkan nama daerah. 

Ketua SO-Ina Pengurus Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Majdah Muhyiddin Zain dalam sambutannya mengatakan, anak-anak berkebutuhan khusus ini kiranya jangan dianggap tak memiliki apa-apa. Justru mereka memiliki kelebihan yang kadang tidak terlihat. 

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, kita semua bisa membuka mata bahwa mereka hanyalah terbatas dari segi fisik tapi keahlian dan kemampuan sama halnya dengan anak pada umumnya. Kita rangkul mereka dengan cinta dan akan terlihat potensi masing-masing,” ungkap Majdah. 

Melihat peserta bermain tik tok, Iqbal pun lalu memberikan semangat dan juga dorongan kepada para anak didik juga para mentor agar tetap sabar dan telaten dalam mendidik anak bangsa. 

“Anak-anak hebat ini memang perlu pendampingan khusus. Mereka harus dirangkul dan diasah kemampuannya. Jangan remehkan apalagi dikucilkan. Tingkatkan kepercayaan dirinya bahwa mereka bisa dan mampu bersaing dengan yang lain. Ini tugas kita bersama,” tegas Iqbal. 

Rencananya kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2020. Athlete Leadership Training & Youth Activation Workshop ini diikuti oleh 20 orang coach, 20 peserta didik, dan 20 orang volunteer.

Tinggalkan Komentar