Diwarnai Kartu Merah, PSM Makassar Bantai Lalenok United 4-1 di Piala AFC

Bali, PANRITA.News – PSM Makassar berhasil membantai Lalenok United dalam leg pertama play-off Piala AFC 2020.

Juku Eja – Julukan PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/1/2020) Sore dengab kemenangan besar 4-1.

PSM Makassar maupun Lalenok United tampil saling menekan sejak awal babak pertama.

Lalenok United secara mengejutkan langsung mencetak gol pembuka ketika laga baru berjalan 2 menit.

Gol balasan mampu dibuat PSM pada menit ke-12 melalui aksi Ferdinand Sinaga. Pemain berusia 31 tahun tersebut membuat gol dengan kaki kirinya setelah memaksimalkan umpan sepak pojok.

Keuntungan didapatkan PSM saat sang lawan mesti bermain dengan 10 orang pada menit 24.

Lalenok harus bermain dengan 10 orang karena sang kiper melakukan pelanggaran kepada Ferdinand Sinaga di depan kontak penalti.

Bermain melawan 10 orang membuat pertahanan Lalenok jadi lebih mudah ditembus PSM. Lopes akhirnya mencatatkan gol perdana untuk PSM pada menit 41. Gol Lopes membuat PSM berbalik unggul 2-1 atas Lalenok pada akhir babak pertama.

Pertandingan kembali bergulir dengan PSM lebih banyak memegang kendali permainan seperti babak pertama.

Ferdinand Sinaga benar-benar mencetak gol keduanya pada menit ke-69. Pemain asal Medan itu memaksimalkan umpan matang dari Leo Guntara untuk menogyak jala gawang Lalenok.

Penderitaaan Lalenok bertambah saat Ferdinand Sinaga membuat hattrick pada menit 72. Gol ketiga Ferdinand Sinaga tercipta berkat umpan manja Irsyad Maulana.

Skor 4-1 akhirnya menjadi penutup kemenangan untuk Juku Eja.

Susunan Pemain:

PSM Makassar: Miswar Saputra, Leo Guntara, Hussein Eldor, Ahmad Agung, Dedy Gusmawan, Rizky Pellu, M Arfan, Wiljan Pluim, Irsyad Maulana, Ferdinand Sinaga, Giancarlo Lopes.

Pelatih: Bojan Hodak.

Lalenok United: Nathaniel Agbozo, Francisco da Costa, Gaspar da Silva, Francisco Savio, Duarte de Jesus, Helder Valente, Armindo Almeida, Fabio Christian, Elias Mesquita, Paulo Gali, Daniel Adade.

Pelatih: Jantje Matmei

Tinggalkan Komentar