Viral Puisi Terakhir Mahasiswi UIN Alauddin yang Tewas Dibunuh Kekasih

Mahasiswi UIN Alauddin yang Tewas Dibunuh Kekasih

Mahasiswi UIN Alauddin yang Tewas Dibunuh Kekasih. (Ist)

Makassar, PANRITA.News – Asmaul Husna (24), mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar tewas dibunuh kekasihnya Ridhoyatul Khaer alias Ridwan.

Mayat korban kemudian ditemukan dikamarnya kamar di Perumahan Citra Elok Jalan Tamangapa, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (14/12/2019).

Sebelum dibunuh, korban sempat menulis puisi yang ditujukan kepada ibunya. Tulisan tersebut pun lantas viral di media sosial.

Dalam puisi itu, korban mengungkapkan sebuah kesalahan besar dan mengalami pertentangan batin.

Berikut puisi yang ditulis korban sebelum dibunuh:

Anak Ibu sedang menahan tangis;

Katanya karma sedang berjalan menuju ke arahnya, katanya karma akan segera menjemputnya.

Anak ibu Ialu menangis;

Tangisannya pelan tak terdengar dibalik pintu toilet karena sedang menggigit bibir bawahnya agar suaranya tangisannya tak pecah hingga akan muncul desas desus tanya para penggibah.

Tangisnya tak terdengar karena disamarkan oleh suara air yang keluar dengan patuhnya dari mulut bapak keran di toilet.

Anak ibu Ialu diam;

Pikirannya penuh dengan kesalahan dan cara menempuh penebusan.

Haruskah anak ibu meninggalkan dunia dengan cara paling tragis atau hidup di dunia dengan cara paling tragis pula.

Anak ibu kemudian tertidur;

Terpejam dengan mata sembab, tubuh dingin dipeluk angin malam tak ada yang peduli.

Sebab ibu jauh di sana dan tak tahu apa-apa tentang anaknya ini.

Tinggalkan Komentar