Bantuan Keuangan Daerah di Sulsel Tahun 2020 Capai Rp 500 Miliar

Nurdin Abdullah menghadiri Percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting), yang dirangkaikan dengan Dies Natalis Unhas Makassar ke 63 tahun, di Rujab Bupati Bone

Nurdin Abdullah menghadiri Percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting), yang dirangkaikan dengan Dies Natalis Unhas Makassar ke 63 tahun, di Rujab Bupati Bone, Selasa (3/9).

Bone, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menegaskan seluruh program pembangunan di Sulsel membutuhkan kerja tim dan kolaborasi dari seluruh elemen.

“Sulsel butuh teamwork dan kolaborasi. Mari kita kelaborasi untuk membangun daerah Sulawesi Selatan,” kata Prof. Nurdin Abdullah dalam sambutannya di acara Percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting), yang dirangkaikan dengan Dies Natalis Unhas Makassar ke 63 tahun, di Rujab Bupati Bone, Selasa (3/9).

Menurut mantan Bupati Bantaeng dua periode ini, tidak ada alasan bagi pemerintah kabupaten-kota untuk tidak meneruskan program yang telah direncanakan karena Pemprov Sulsel akan terus hadir menjawab kebutuhan setiap daerah di Sulsel.

Khusus untuk bantuan keuangan daerah, Nurdin Abdullah menyebutkan, jumlah bantuan keuangan daerah yang telah berjalan hingga saat ini mencapai Rp 300 Miliar. 2020 mendatang, nilai bantuan keuangan daerah ini akan bertambah menjadi Rp 500 miliar.

“Saya kira tidak ada alasan lagi untuk kita tidak melakukan kerjasama dan kolaborasi. Saya kira kita ingin berbuat banyak tapi kita terbatas dengan anggaran tapi dengan hadirnya Pemerintah Provinsi tentunya akan membuat program kita tercapai,” jelas mantan Sekjen Asosiasi Pemrintah Kabupaten Seluruh Indonesia ini.

Pada kesempatan ini, guru besar di bidang kehutanan ini mengaku sejak awal dirinya duduk di tampuk kepemimpinan Sulsel, dirinya berkomitmen penuh menjadikan perguruan tinggi sebagai dapur pemerintahan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Apalagi misi Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia memiliki misi yakni Indonesia maju SDM unggul. Kita jadikan semua kampus sebagai dapur kita, bukan hanya Unhas saja, karena kita ingin membangun sesuatu berdasarkan data,” pungkasnya.

Pada kegiatan Dies Natalis Unhas Makassar yang ke-63 tahun ini dihadiri Rektor Unhas Makassar, Bupati Bone, Wakil Bupati Bone, Bupati Pinrang, Bupati Takalar, Wakil Bupati Wajo, dan perwakilan Walikota Makassar. (*)

none

Tinggalkan Komentar

Loading...