25 Anggota DPRD Bantaeng Dilantik, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi dan Sinergitas

25 Anggota DPRD Bantaeng Dilantik

25 Anggota DPRD Bantaeng Dilantik

Bantaeng, PANRITA.News – Sebanyak 25 calon legislatif terpilih pada Pileg 2019 resmi dilantik dan diambil sumpahnya melalui Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Peresmian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng Masa Jabatan 2019-2024. Pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Kab. Bantaeng.

Rapat Paripurna Istimewa dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bantaeng, H. Abd. Rahman dan disaksikan oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Anggota DPRD terpilih Provinsi Sulawesi Selatan, A. Sugiarti Mangun Karim, para Anggota Dewan Periode 2014-2019, serta para Kepala SKPD lingkup Pemkab Bantaeng.

Dilantiknya anggota DPRD Kabupaten Bantaeng ini merupakan anak tangga pertama yang akan dilalui, untuk bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng memikirkan dan memajukan masyarakat Kab. Bantaeng.

Hamsyah, A.Md dari Partai Persatuan Pembangunan ditunjuk selaku Pimpinan Sementara masa jabatan 2019-2024, sementara itu, Pratita Nareswari Putri Wijaya selaku Wakil Pimpinan Sementara masa jabatan 2019-2024.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan dan hormat kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Bantaeng masa jabatan 2014-2019 yang baru saja mengakhiri masa tugasnya.

Bupati menyampaikan bahwa ke depan hubungan harmonis antara DPRD dan Pemerintah Daerah yang selama ini sudah terbina dengan baik dapat dipertahankan. Nilai-nilai utama budaya Sipakatau, Sipakainga’dan Sipakalebbi, kiranya menjadi landasan dalam membina hubungan antara Pemerintah Daerah dan DPRD.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada seluruh anggota DPRD yang terhormat, untuk menyamakan irama dan gerak langkah, agar visi pembangunan Kab. Bantaeng lima tahun ke depan dapat diwujudkan.

“Hanya dengan kolaborasi dan sinergitas yang kuat, program pembangunan dapat dilaksanakan danengurangi hambatan yang mungkin timbul”, ucap Bupati.

Terhitung sembilan partai politik berhasil mendudukkan kadernya, antara lain Partai Keadilan Sejahtera 4 kader, Partai Gerakan Indonesia Raya 2 kader, Partai Nasional Demokrat 2 kader, Partai Kebangkitan Bangsa 3 kader, Partai Persatuan Pembangunan 5 kader, Partai Amanat Nasional 4 kader, Partai Demokrat 2 kader, Partai Golongan Karya 2 kader, dan Partai Hati Nurani Rakyat 1 kader.

Tinggalkan Komentar