Ketua Prodi Bahasa UNM Siap Bantu Wujudkan Cita-cita Mansyur

Komandan Paskibraka Disawer Guru Usai Upacara Bendera

Komandan Paskibraka Disawer Guru Usai Upacara Bendera

Barru, PANRITA.News – Mansyur, seorang anak Marbot Masjid Zul Assabri, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan mendadak viral.

Mansyur yang merupakan komandan pasukan Paskibraka tingkat Kecamatan Tanete Riaja, Barru.

Ia mendadak viral satelah penyelenggara pelaksanaan Perayaan HUT RI ke-74 membacakan biodata pasukan pengibar bendera.

Saat itulah, terungkap, cita-cita Mansyur yang ingin menjadi seorang guru. Para guru yang hadir dalam acara tersebut sontak merespon cita-cita Mansyur.

Mansyur kemudian dipanggil ke tribun, Mansyur disawer oleh kalangan Guru, Kepolisian, bahkan Camat Tanete Riaja juga turut dalam keriuhan saweran.

“Dari 45 orang pasukan hanya Mansyur yang bercita-cita menjadi seorang guru. Inilah bukti nyata bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” ujar salah seorang Guru di lokasi.

Sementara itu, Ketua Prodi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Usman, S.Pd., M.Pd merespon keinginan Mansyur setelah melihat postingan di Media Sosial Facebook.

Foto dan video saat mansyur dikerumuni guru diunggah oleh Alumni UNM, Eka Sariana Salam yang juga merupakan salah seorang guru Bahasa Indonesia di SMPN 1 Tanete Riaja Barru.

Respon positif disampaikan Dr. Usman setelah terharu mendengar cita-cita Mansyur. Bahkan ia menjamin Mansyur untuk masuk keperguruan tinggi di UNM ketika ia memilih program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kelak.

Sementara Eka Sariana yang juga merupakan alumni jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UNM akan siap menjadi penyambung dengan pihak kampus.

“Ini merupakan kesempatan emas bagi Mansyur untuk menggapai cita-cita yang diinginkannya selama ini,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar