Salah Paham Soal “Burung”, Pria Babakan Tewas Ditikam Rekannya

Konferensi pers penganiayaan yang berakibat korbannya meninggal dunia di Babakan Ciparay.

Konferensi pers penganiayaan yang berakibat korbannya meninggal dunia di Babakan Ciparay. (IST/TribunJabar)

Bandung, PANRITA.News – Aparat Polsek Babakan Ciparay Polrestabes Bandung berhasil menangkap IR, pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Anton meninggal dunia.

Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Sukaryanto dalam keterangannya mengungkapkan bahwa penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (4/8/2019) lalu.

Kejadian bermula saat Agus (saksi) terlibat salah paham dengan IR. Agus dituduh telah mencuri seekor burung merpati. Tuduhan tersebut berujung pemukulan terhadap Agus oleh IR.

Agus kemudian kembali ke rumah, lalu menceritakan kejadian yang baru dialaminya kepada Anton (korban).

Mendengar cerita Agus, Anton mengajaknya menemui IR untuk berdamai dan menjelaskan bahwa itu hanyalah salah paham. Agus dan IR pun bersalaman usai dipertemukan.

Namun, IR tiba-tiba kembali ke rumahnya dan mengambil sebilah pisau. Ia datang dan langsung menusuk Anton.

“Pelaku menusuk leher dan bagian dada sebelah kiri korban menggunakan senjata tajam berupa pisau jenis sangkur yang panjangnya sekitar 30 sentimeter,” kata Kapolsek, Kompol Sukaryanto di Mapolsek Babakan Ciparay, Rabu (7/8/2019).

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka dan dilarikan ke klinik 24 jam di Jalan Babakan Ciparay.

Melihat kondisi korban, petugas klinik menyarankan agar korban dibawa ke rumah sakit. Namun, karena terus mengeluarkan darah, korban tidak mampu bertahan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Korban dinyatakan meninggal dunia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih,” ujar Kapolsek.

Sehari setelah melakukan tindakan penganiayaan, IR berhasil diringkus jajaran Polsek Babakan Ciparay. IR juga dijerat Pasal 338n Jo. Pasal 351 ayat (3) KUHPidana.

Tinggalkan Komentar