Ke Makassar, Delegasi Uni Eropa Bahas Kerjasama Saling Menguntungkan

Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menerima kunjungan Delegasi Uni Eropa (UE) dan sembilan Kedutaan Besar Negara Anggota UE

Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menerima kunjungan Delegasi Uni Eropa (UE) dan sembilan Kedutaan Besar Negara Anggota UE

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menerima kunjungan Delegasi Uni Eropa (UE) dan sembilan Kedutaan Besar Negara Anggota UE di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (4/7/2019).

Pertemuan ini membahas terkait penguatan hubungan Sulsel dengan negara-negara Uni Eropa serta terkait potensi-potensi kerjasama dalam berbagai bidang.

“Kami menerima duta-duta besar Uni Eropa, kita berdiskusi panjang lebar tentang bagaimana kita membangun kerjasama yang saling menguntungkan,” kata Nurdin Abdullah.

Gubernur mengapresiasi para duta besar yang membawa program dan konsep bagaimana mempercepat pembangunan di Sulsel.

Di awal pertemuan, Gubernur memaparkan tentang Sulsel baik potensi, permasalahan yang dihadapi termasuk solusi yang dilakukan. Selain itu, Nurdin meminta masukan negara-negara tersebut. Nurdin ercaya bahwa pembangunan sumber daya manusia sangat penting baik itu melalui pendidikan yang ada.

“Kami sangat percaya membangun sumber daya penting, kami punya program seribu hari kelahiran dan tentu kualitas guru juga menjadi penting. Dan bagaimana memberikan support kepada anak muda mau belajar keluar (negeri),” sebutnya.

Selain membahas terkait sumber daya manusia juga sumber daya alam, investasi dan pariwisata.

Gubernur memperkenalkan objek wisata di berbagai kabupaten/kota, seperti di Toraja, Bulukumba, Soppeng dan Selayar. Serta mereka membahas bagaimana agar wisatawan mancanegara dari Eropa ke Indonesia dan Sulsel meningkat.

“Kami punya kawasan wisata pantai alam, kami punya Toraja, airport kita tahun depan sudah bisa didarati pesawat besar,” paparnya.

Persoalan iklim juga mereka bahas. Termasuk penggunaan energi terbarukan.

Sementara itu, Kuasa Usaha Delegasi UE untuk Indonesia Charles-Michel Geurts mengatakan sangat tertarik dengan rencana Sulsel untuk masalah iklim dan energi.

“Apa strategi anda terkait iklim dan energi?” tanyanya.

Gubernur kemudian menjelaskankan bahwa Sulsel adalah provinsi pertama di Indonesia yang menggunakan tenaga bayu (PLTB) yang ramah lingkungan. Ke depan Sulsel juga terus mendorong untuk penggunaan energi terbarukan seperti energi matahari dan air, serta mengurangi penggunaan bahan bakar batu bara.

Charles menyebutkan kunjungan ke Makassar dan Sulsel merupakan hal luar biasa dan merupakan daerah yang penuh inspirasi.

“Untuk Eropa daerah ini adalah daerah yang menginspirasi. Daerah yang sangat berkembang dengan baik, dengan perencanaan daerah yang baik, kami bahagia dilibatkan hari ini oleh Bapak Gubernur,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar