Sulsel Zona Merah Korupsi, Direktur Formal: KPK Secepatnya Bertindak!

Usman, Direktur Forum Komunikasi Alternatif Pemuda (Formal) Sulsel. (Foto: Ist)

Usman, Direktur Forum Komunikasi Alternatif Pemuda (Formal) Sulsel. (Foto: Ist)

Makassar, PANRITA.News – Forum Komunikasi Alternatif Pemuda (Formal) Sulawesi Selatan menyambut baik upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi di Sulsel.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Formal Sulsel, Usman dalam menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo terkait Sulsel ditetapkan sebagai zona merah atau area rawan korupsi yang menjadi fokus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ditetapkannya Sulawesi Selatan “zona merah” untuk pemberantasan korupsi adalah kabar yang baik bagi kami demi membebaskan sulsel dari zona korupsi dan tercapainya pemerintahan yang bersih,” jelas Usman, Rabu (19/6/2019).

Bahkan, Usman menegaskan kepada KPK untuk segera bertindak secepatnya.

“Bahkan kalau perlu KPK secepatnya bertindak, jangan ditunda-tunda, sebab semakin lama maka pelaku tindakan korupsi akan santai santai saja dan semakin merajalela,” lanjutnya.

Sebagai organisasi kepemudaan, Formal Sulsel mengajak pemuda dan masyarakat untuk mendukung penuh dan turut andil dalam mengawal dan melawan prilaku korupsi.

Terlebih kata Usman, kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di sulsel semakin banyak yang terjadi, salah satunya terkait kasus raibnya dana Dinas Kesehatan yang ada di Kota Parepare.

“Kasus-kasus yang ada agar diusut tuntas tindakan penyelewengan yang dilakukan oknum pemerintah yang tidak bertanggung jawab khususnya dikota pare pare, bahkan saya berharap semua kasus kasus yang Ada di sulsel dibongkar tanpa memandang siapapun pelakunya,” tegas Usman.

Selanjutnya Formal Sulsel menunggu kedatangan KPK untuk memberantas korupsi di Sulawesi Selatan.

“Kami tunggu kedatangan KPK Di Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar