Bawang Putih Impor 99% Asal China, Indonesia Dinilai Perlu Waspada

Jakarta, PANRITA.News – Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengingatkan tentang efek kenaikan harga bawang putih impor asal China.

Kenaikan harga itu dikhawatirkan akan membuat Indonesia menjadi ketergantungan. Sebab, sebesar 99 persen impor bawang putih Indonesia berasal dari China.

Nailul menilai, dengan banyaknya porsi impor bawang putih dari negeri tirai bambu tersebut, hal ini dapat memudahkan China maupun importir untuk menaikkan harga bawang putih.

Terlebih, kata dia, belum ada negara lain yang menjadi negara impor potensial sebagai produsen bawang putih global.

“Negara lain belum ada yang potensial,” kata Nailul dalam laman Republika.co.id, Senin (10/6/2019).

Dia menjelaskan, China merupakan negara produsen bawang putih yang menghasilkan kurang lebih 22 juta ton per tahunnya. Sedangkan negara produsen kedua dunia, India, hanya dapat memproduksi bawang putih sebesar 1,4 juta ton per tahun.

Disparitas produksi tersebut membuat alternatif pemilihan negara impor lainnya hampir tidak mungkin. Meski begitu dia menilai, India bisa saja menjadi negara alternatif lainnya namun tidak dapat secara menyeluruh menggantikan China.

Dia menambahkan, jikalau importir menaikkan harga bawang putih secara langsung hal itu akan mengerek inflasi. Sebab, permintaan bawang putih dalam negeri sendiri terbukti tumbuh akibat adanya momentum Hari Raya.

Leave a Reply