Andi Sudirman Tekankan Pentingnya Edukasi Mitigasi Becana

Jeneponto, PANRITA.News – Setelah menyalurkan bantuan bencana korban banjir di Kabupaten Gowa, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bertolak ke lokasi pengungsian sekaligus memberikan bantuan kepada korban bencana banjir di Jeneponto, Senin (28/1/2019).

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman menegaskan bahwa pihak pemerintah provinsi akan berupaya melakukan pemulihan sesegera mungkin, termasuk mengupayakan bantuan-bantuan terhadap kerusakan-kerusakan yang timbul akibat banjir.

Jika sudah kembali normal, menurutnya, akan diadakan kajian-kajian beberapa distribusi penyebab longsor, banjir dan sebagainya. 

“Dari kajian ini kita akan lakukan mitigasi program-program untuk meminimalisir timbulnya bencana banjir yang serupa,” tambahnya.

Selain itu, menurut Andi Sudirman, edukasi kepada masyarakat juga penting terkait mitigasi becana. 

“Serta juga penting berikan edukasi kepada masyarakat dan juga anak-anak kita bagaimana melakukan system savety terhadap situasi yang memungkinkan akan terjadi, sebagai bentuk pelajaran dan sebagai bentuk edukasi,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Jeneponto, Ikhsan Iskandar melaporkan data pascabencana di Jeneponto. Sebanyak 75 unit rumah hanyut, 393 unit rumah rusak berat, dan sebanyak 241 unit rumah ruaak ringan.

“Total yang meninggal sebanyak 14 orang yaitu laki-laki 9 orang, perempuan 5 orang, dan yang dinyatakan hilang 1 orang,” ujar Ikhsan Iskandar.

Ditempat yang sama, Sekda Jeneponto, M Syafruddin menambahkan, bahwa ada 26 unit sekolah yang mengalami kerusakan akibat musibah banjir tersebut.

Turut hadir pula dalam kesempatan itu, Letkol Arh Sugiri Dandim 1425 Jeneponto sebagai Dansatgas, Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, dan Sekda Jeneponto M Syafruddin.

Tinggalkan Komentar