Bendungan Bili-bili Status Waspada, Bupati Gowa Imbau Warga Hilir Mengungsi

Gowa, PANRITA.News – Hujan deras yang mengguyur kabupaten Gowa dan sekitarnya sejak Senin (21/1/2019) malam, membuat volume air disepanjang aliran sungai Jeneberang meningkat.

Selain itu, hujan deras yang disertai angin kencang itu menyebabkan sejumlah kerusakan di daerah Kabupaten Gowa. Hal itu mengundang kecemasan bagi warga. Ancaman banjir dan longsor bawaaan menghantui warga.

Ditambah lagi banyaknya informasi disertai foto-foto dan video sungai meluap yang tersebar melalui grup Whatsapp. Salah satunya adalah kabar meluapnya Bendungan Bili-Bili.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Yasin Limpo akhirnya menjelesakan kondisi tetakhir bendungan Bili-bili di Gowa itu.

“Masyarakat Gowa dan  sekitarnya yang saya cintai. Saya ingin menginformasikan bahwa kondisi Bendungan Bili-bili saat ini di tetapkan menjadi WASPADA, disebabkan ketinggian air sudah mencapai 101,36 mtr. Sehingga saat ini dilakukan pembukaan pintu air, yang tentunya akan berdampak Banjir yang cukup tinggi” tulis Adnan dalam akun instagramnya, Selasa, (22/1/2019).

Selain itu, Adnan meminta warga untuk senantiasa waspada dengan cuaca ekstrim yang dialami Kabupatrn Gowa ini.

“Olehnya itu Saya menghimbau agar masyarakat  mengungsi dulu  dari aliran hilir Bendungan Bili-bili, sambil kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT agar curah hujan normal kembali dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT”, harap Adnan.

Tinggalkan Komentar