Nurdin Abdullah Instruksikan Dinas ESDM Evaluasi 158 Tambang di Sulsel

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengintruksikan Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) untuk mengevaluasi semua tambang-tambang di Sulsel.

Diketahui, dari semua tambang yang ada di seluruh Sulsel, 158 diantaranya masih dianggap tambang ilegal.

Nurdin Abdullah mengatakan, tambang-tambang yang harus dilakukan peninjauan atau evaluasi adalah, tambang yang merugikan masyarakat Sulsel. 

“Itulah yang mau kita tertipkan sekarang. Saya ini kan belum empat bulan, makanya kita akan tertibkan. Ini saya minta (Dinas Pemprov Sulsel) ESDM untuk mencoba melihat semua, mengevaluasi semua tambang-tambang, terutama yang memberikan dampak lingkungan,” tegas Nurdin Abdullah, saat ditemui di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (18/1/2019).

Menurutnya, Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) disemua sektor harus didorong oleh Pemprov Sulsel. Terutama disektor pariwisata dan pengembangan pertambangan.

“Jadi kita bisa lihat pak, di beberapa daerah, termasuk di Indonesia ini. Semua mulai mengalihkan ke sektor pariwisata, karena pariwisata ini adalah akan menjadi salah satu sumber pendapatan kita yang sah, dan akan menciptakan banyak lapangan kerjaan,” jelasnya.

Dirinya mencontohkan, bagaimana Provinsi Kalimantan yang sudah mulai merubah cara berpikirnya, mengenai bagaimana potensi pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dalam hai ini soal pertambangan.

“Kita bisa lihat, Kalimantan sekarang sudah mulai berbenah, yang tadinya begitu besar potensi tambang sudah mulai berbenah potensi tambang di sana,” kata Nurdin.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bagaimana potensi pariwisata yang dimiliki Sulsel. Dari 24 kabupaten kota se-Sulsel menurutnya, dari semua tempat pariwisata tersebut tinggal bagaimana diperbaiki lagi.

“Sekarang sudah mulai, sebenarnya yang ada saja ini kita bisa poles, seperti Toraja. Toraja kita kembalikan kejayaan turis disana, kita punya Bira (Kabupaten Bulukumba), kita punya Bantimurung (Kabupaten Maros), Air Panas di Lejja (Kabupaten Soppeng),” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar