Pemprov Sulsel Bukan Jejaring Kawasan Industri Bersama PT. KBN

Jakarta, PANRITA.News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan membuka jejaring kawasan industri dengan Perseroan Terbatas Kawasan Berikat Nusantara (PT. KBN).

Rencana penjaringan tersebut disampaikan langsung Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat bersama Direktur Utama PT. KBN Tbk, Sattar Taba, di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Selain Direktur Utama, hadir juga seluruh direksi PT.KBN. Sattar Taba menjelaskan, Sulsel memiliki peluang berkembang cepat ke depan, kawasan industri yang akan dibangun itu, katanya, untuk menambah empat kawasan industri yang dikelola KBN saat ini.

“Pekan terakhir Januari ini tim KBN akan ke Makassar untuk melakukan survei,”  jelas mantan Dirut PT Semen Tonasa ini, melalui rilis yang diterima Panrita.News, Jumat (11/1/2019).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga menawarkan kawasan Industri Bantaeng atau lokasi yang terintegrasi dengan New Port Makassar.

Selain tiu, Nurdin Abdullah akan memberi berbagai kemudahan investasi di Sulsel.

“Saya memangkas birokrasi yang panjang dan terkesan mahal. Sekarang sudah mudah mengurus izin usaha. Pemerintah yang mengurus,” jelas Nurdin.

Menurut Sekjen Apkasi Indonesia ini, untuk fasilitas pendukung investasi, katanya, Sulsel kelebihan daya listrik 500 mega watt ditambah sekitar 200 MW dari tenaga bayu di Sidrap dan Jeneponto.


Leave a Reply