Nurdin Abdullah Beberkan Capaian Presiden Jokowi dan SYL di Sulsel

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menguraikan prestasi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) selama 4 tahun terakhir.

Nurdin Abdullah mengaku, dirinya bersama Andi Sudirman Sulaiman telah menyelesaikan sisa masa jabatan yang ditinggalkan Gubernur Sulsel SYL dengan baik.

“Ini adalah pekerjaan yang harus kami selesaikan dari pemerintahan yang sebelumnya Pak Syahrul Yasin Limpo. Saya bersyukur Alhamdulillah bisa mengawal sisa jabatan beliau untuk 2018 ini,” ungkap Nurdin saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Senin (31/12/2018) malam.

Olehnya itu, Nurdin Abdullah mengaku sudah siap untuk menghadapi tahun 2019 dengan berbagai pekerjaan yang sudah menanti.

“Kita menatap masa depan kita 2019 dengan penuh harapan, apa yang menjadi harapan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan bisa terwujud di 2019,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nurdin memberikan apresiasi terhadap kerja keras yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel selama 2018 kemarin.

“Saya berterima kasih bahwa sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik itu bisa kita wujudkan lagi di 2019. Dan yang kedua kita menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sulsel rata-rata internasional, nah ini juga menjadi tanggung jawab kita, dan kita berharap bahwa Sulsel ini harus menjadi lahan investasi yang menjanjikan bagi Sulsel,” jelasnya.

Nurdin mengaku bersyukur, di bawah kepemimpinannya, Pemrov Sulsel mampu memberikan berbagai kemudahan bagi seluruh investor.

“Berbagai kemudahan telah kita lakukan, berbagai perijinan dan memberikan kepastian dunia usaha, kita juga tentu tidak meninggalkan keunggulan Sulsel yaitu penyangga pangan nasional. Dan saya optimis 2019-2020 sawah tak ada hujan akan menurun secara drastis,” beber Sekjen Apkasi Indonesia itu.

Selain itu, Nurdin Abdullah juga menyampaikan, prestasi yang telah ditorehkan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), dalam kurun waktu 4 lebih ini.

“Kenapa? Karna pemerintah dibawah kepemerintahan Pak Jokowi telah membangun 4 cekdam besar dan 2 sebentar lagi akan bisa dimanfaatkan yaitu Balai Ase akan mengairi kurang lebih 21.000 hektar kemudian bendungan Karangloe. Jeneponto kita kenal sebagai daerah kering, Karangloe ini dapat berfungsi dengan baik maka, Jeneponto juga akan menjadi salah satu penyangga pangan,” urainya.

Dirinya optimis, pembangunan infrastruktur cekdam untuk daerah yang memiliki lahan sawah di Sulsel akan menjadi sarana perputaran ekonomi yang sangat tinggi untuk masyarakat, dan tentunya memberikan kontribusi terhadap pemerintah pusat.

“Apalagi beberapa lagi cekdam akan segera selesai di tahun 2020 Insyaallah. Saya yakin dan percaya kita akan mempertahankan status lumbung pangan nasional,” pungkasnya.

Ketgam: Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah saat memimpin rapat di Pemprov Sulsel.

Leave a Reply