Iksan Iskandar: 2019 Jeneponto Keluar Dari Daerah Tertinggal!

Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto saat tanda tangan surat pelantikan bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Ruang Pola Pemprov Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. (Foto: Abdul Latif)

Makassar, PANRITA.News – Bupati Kabupaten Jeneponto, Iksan Iskandar memastikan daerah penghasil kuda terbanyak di Sulawesi Selatan ini keluar dari daftar daerah tertinggal pada tahun 2019. 

Iksan Iskandar mengaku, Kabupaten Jeneponto yang sudah dipimpinnya selama 5 sudah itu, sudah memasuki daftar bukan lagi daerah tertinggal. Untuk itu, pihaknya memastikan pada tahun 2019 sudah keluar Surat Keputusan (SK) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) terkait status ini.

Iksan menyebutkan, jika selama ini Jeneponto dikenal sebagai daerah tertinggal, maka tahun 2019 sudah tidak lagi. Bahkan, Jeneponto berada pada peringkat atas dari sekian daerah di Indonesia yang akan keluar dari status tersebut.

“Insya Allah tahun 2019, Jeneponto tidak lagi menjadi daerah tertinggal, persoalan penetapan daerah tertinggal itu adalah penetapan dari Presiden. SK Presiden tentang status daerah sekali 5 tahun. Dan salah satu daerah yang sudah masuk dalam daftar untuk keluar dari Daerah Tertinggal, yakni Jeneponto, sudah ada di urutan ketiga namanya untuk keluar dari Daerah Tertinggal. Cuma SK-nya nanti tahun 2019 diterbitkan,” jelas Iksan Iskandar saat ditemui di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (31/12/2018) .

Olehnya itu, Iksan Iskandar sudah menyiapkankan langkah-langkah persiapan, sebagaimana visi-misinya, akan menggenjot dan mempercepat pencapaian target. 

“Program-program yang baru yang akan kita laksanakan kita akan sinkronkan dengan lebih disosialisasikan kepada SKPD-SKPD termasuk Muspida dan DPRD,” ungkapnya.

Selain itu, Iksan Iskandar berharap pelantikan dirinya ini dapat berjalan lancar dan sukses. Pasalnya, dirinya telah ditunggu tugas pertama yakni memimpin apel dan upacara perdana dirinya sebagai bupati setelah dilantik Gubernur Sulsel.

“Setelah itu mulai tanggal 2 Januari kembali saya memimpin apel dan upacara, sekaligus untuk pemberian ucapan selamat dari para ASN yang ada di Jeneponto,” pungkasnya.

Leave a Reply