Bupati Barru Hadiri Pelatihan Pembuatan Ikan Bandeng Cabut Duri di Kelurahan Lalolang

Barru, PANRITA.News – Direktorat Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Pulau-pulau Kecil dan Perbatasan Antara Negara menggelar acara Pencanangan Program Bantuan Sosial Pangan di Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kelurahan Lalolang Kecamatan Taneterilau, Barru, Jumat (23/11/18).

Untuk diketahui, bantuan Kemensos ini dialokasikan pada program pengolahan ikan bandeng tanpa duri (BANTARI). Program ini merupakan salah satu proses pengolahan devesifikasi produk perikanan, terutama produk perikanan dari bahan baku ikan bandeng.

Bupati Barru, H. Suardi Saleh mengungkapkan, kegiatan teraebut merupakan tambahan alokasi dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, khusus Kelurahan Lalolang Kecamatan Tanete Rilau.

“Perlu saya sampaikan bahwa Kabupaten Barru merupakan salah satu kabupaten pertama di sulawesi selatan yang mendapatkan program ini” pungkasnya.

Suardi mengatakan, bahwa bantuan tersebut setelah terbentuknya Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah Pesisir, Pulau-pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara pada Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dimana direkturnya adalah salah satu putera terbaik dari Kabupaten Barru.

“Saya berharap keterlibatan pemangku kepentingan, agar berperan aktif dalam mengawal program ini. Begitupun kepada pendamping agar selalu berkordinasi degan pemerintah kecamatan dan desan serta instansi terkait dalam pelaksanaan kegiatan” tambah Bupati Barru.

Selain itu, Bupati Barru juga berharap para penerima bantuan usaha ekonomi produktif Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang bergerak pada bidang usaha pembuatan ikan bandeng cabut duri (BANTARI) itu, mampu memanfaatkan bantuan usaha ini dengan baik.

“Semoga dengan ini mampu menambah penghasilan dan kesejahteraan bagi keluarga agar pemenuhan kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dan insya allah menjadi pengusaha sukes,apa lagi bahan baku nya sangat mudah di dapatkan dan harga nya terjangkau sehingga pengembangan usaha sangatlah mudah” jelas Suardi Saleh.

Diketahui, Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mengalokasikan bantuan penanganan fakir miskin wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil berupa bantuan stimulan usaha ekonomi produktif (UEP) kelompok usaha bersama (KUBE).

Bantuan itu sebanyak 600 orang atau 69 Kube, rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni sebanyak 130 unit, dan sarana lingkungan sebanyak 4 lokasi. Anggaran tersebut dalam waktu dekat akan teresalisasi. Menurut Humas Pemda Barru, dua kecamatan yang mendapat lokasi tersebut yaitu Kecamatan Tanete Rilau dan Kecamatan Soppeng Riaja yang terdiri dari 4 desa yaitu Desa Lasitaie, Desa Corawali, Desa Batu Pute,dan Desa Siddo.

Tinggalkan Komentar