Mardani: SBY Paham, Jagoan Turun Belakangan

Jakarta, PANRITA.News – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menanggapi niatan Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kurang lebih sebulan sebelum hari pemungutan suara, atau Maret 2019

Menurut Mardani, SBY sangat paham dengan istilah ‘jagoan belakangan’.

“Nggak mepet, justru pas karena strategi kami full speed di Maret 2019. Sehari umur politik itu panjang. Pak SBY paham bahwa jagoan turun belakangan,” ujar Mardani yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi itu, Selasa (20/11/2018).

Mardani menegaskan komunikasi dengan Demokrat berjalan baik. Badan Pemenangan Nasional (BPN) disebut Mardani sedang mengatur irama berkampanye.

“Dan komunikasi kami jalan baik dengan Demokrat. Koalisi Prabowo-Sandi belajar untuk mengatur ritme kampanye sesuai dengan strategi. Fokus sekarang membangun kekuatan pasukan darat dan teritori,” sebut Mardani.

Sebelumnya diberitakan, Wasekjen PD Rachland Nashidik menjelaskan bahwa partainya berkomitmen memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Untuk itu, SBY mulai Maret 2019 akan turut mengampanyekan Prabowo.

“Pak SBY akan turun. Bulan Maret (2019) nanti dia akan turun untuk mengampanyekan Pak Prabowo,” ujar Rachland kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (18/11/2018).

Tinggalkan Komentar