Ma’ruf Amin Jelaskan Klaim Santri Untuk Jokowi

Jakarta, PANRITA.News – Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin sempat memberi predikat santri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebutkan bahwa Jokowi ternyata seorang santri.

Ma’ruf menjelaskan bahwa Jokowi memberi perhatian lebih kepada kiai, santri dan pondok pesantren. Menurut Ma’ruf, itu semua dilakukan karena Jokowi pernah belajar agama di pondok pesantren Situbondo, Jawa Timur.

“Jokowi itu ternyata santri dari Situbondo,” kata Ma’ruf Amin di hadapan ulama, kiai, santri dan masyarakat Kabupaten Lebak, Senin (12/11).

Ma’ruf mengaku baru mengetahui bahwa Jokowi salah satu santri saat melakukan pertemuan bersama kiai di Sukorejo. Dalam pertemuan itu para kiai menyebut bahwa Jokowi adalah santri di Situbondo dan belajar agama di Ponpes KH As’ad Samsul Ali.

Lebih lanjut, Ma’ruf memberi penjelasan tentang klaim santri tersebut. Menururnya, sebutan santri pada seseorang tidak harus karena mengenyam pendidikan di pondok pesantren alias mondok.

Ma’ruf menegaskan, menjadi santri yang penting adalah keilmuannya. Menurutnya, orang dianggap santri karena menimba ilmu agama.

“Bukan mondok, bukan tapi ada hubungan keilmuan. Nah biasa di dalam situasi jalur keilmuan ada semacam dianggap sebagai santri,” kata Ma’ruf di rumah Situbondo,┬áJakarta┬áPusat, Selasa (13/11).

Ma’ruf mendengar Jokowi belajar agama dari seorang ulama di Situbondo. Atas alasan itulah Ma’ruf memberi predikat santri kepada Jokowi.

“Saya dapat cerita dari Situbondo beliau itu dianggap sebagai santri Situbondo karena ada hubungan keilmuan, yang mengajari agama Pak Jokowi itu alumni senior dari Situbondo,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar