Jakarta, PANRITA.News – Maskapai Penerbangan Lion Air Group memastikan bahwa penjualan tiket pada maskapai tersebut, tidak mengalami penurunan pascainsiden jatuhnya pesawat JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang.
“Sampai saat ini, penjualan masih normal dan biasa saja. Tidak ada penurunan,” kata Corporate Communication and Strategis PT Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro kepada VIVA melalui pesan singkatnya, Rabu 31 Oktober 2018.
Ia pun menegaskan, tidak terdapat pula pembatalan (refund) dan perubahan jadwal (reschedule) yang berlebihan oleh penumpang. Menurutnya, bila hal itu terjadi, tentu masih dalam batas wajar dan normal.
“Tidak ada yang berlebihan, kalau refund atau reschedule itu biasa. Semua maskapai pasti ada itu,” ujarnya.
Dia memastikan, untuk hari ini, Lion Air masih melakukan penerbangan rutin ke seluruh rute di Indonesia sebanyak 670 penerbangan.
“Penerbangan domestik masih sama, yakni 670 flight per hari, jadi tetap normal kami (Lion Air) melayani semua rute on schedule,” terangnya.
Perusahaan Lion Air pun meliputi beberapa maskapai penerbangan yakni, Lion Air, Batik Air, ataupun Wings Air yang sampai ini berjalan normal.
Sementara itu, salah seorang penumpang Lion Air, Niace (26) yang akan melakukan penerbangan dengan rute Jakarta-Lombok mengaku sedikit takut menggunakan maskapai Lion Air.
“Kalau dibilang takut tentu, tetapi apa boleh buat, tiket ini sudah saya pesan sebelum pesawat jatuh itu dan saya memang harus berangkat hari ini. Kalau saya membatalkan, nanti ribet lagi. Jadi, saya pasrah saja,” ungkapnya di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta Tangerang.
Wanita asal Lombok ini diketahui, akan berangkat untuk menemui keluarganya di Nusa Tenggara Barat. Ia juga menuturkan, kepulangannya kali ini, merupakan hal yang pertama ia lakukan menggunakan maskapai Lion Air.
“Biasanya tidak naik Lion Air, tetapi naik Garuda. Cuma dipesankan sama teman, malah Lion Air. Saya tidak masalah, saya berdoa dan pasrah sama Allah, semoga baik-baik saja,” harapnya. (Viva)

Comment